fbpx

Membangun Solidaritas Sosial di Tengah Pandemi Covid-19

BEKASIMEDIA.COM – Enam hari sejak pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di kota Bekasi, masyarakat merasakan dampak yang cukup besar. Berbagai upaya dan langkah strategis dilakukan supaya memutus mata rantai penyebaran Coronavirus Desease 2019 (Covid-19) antar manusia,

Ketua Komunitas Media Online Indonesia (Komodo), Denis menyatakan hendaknya pembatasan sosial ini melahirkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Pembatasan Sosial Berskala Besar ini harusnya berdampak pada terbangunnya kesadaran masyarakat solidaritas sosial, ini menjadi penting karena kita juga belum bisa memastikan sampai kapan wabah Covid19 ini akan berakhir,” ujarnya saat memberikan sambutan di acara munggahan DPC PKB kota Bekasi di Ponpes Annur, Bekasi Utara, Senin (20/4/2020).

Lebih lanjut Denis mengatakan setiap individu harus melihat samping kiri dan kanan tetangga bahkan lingkungannya, serta pastikan cadangan logistik mereka mampu bertahan minimal untuk 3 bulan kedepan pasca hari raya. Hal ini penting untuk menjaga ketahanan keluarga mereka apalagi akan memasuki bulan suci Ramadan.

Terpisah, salah seorang warga perumahan Harapan Indah, kelurahan Pejuang, kecamatan Medansatria, kota Bekasi, Ponika yang pernah berprofesi Jurnalis mengatakan gerakan peduli kemanusiaan ini sangat efektif bagi masyarakat yang mengikuti anjuran pemerintah untuk #DirumahAja.

“Gerakan Peduli Jurnalis yang digagas Komodo bersama H. Ahmad Ushctuchri, cukup efektif karena sembakonya bisa berguna mengurangi saya keluar rumah dan maskernya bisa sebagai bentuk antisipasi diri saya,” ujarnya.

Ponika juga berterima kasih meskipun ia sudah eks jurnalis masih mendapatkan bantuan sembako dan masker untuk mencegah penyebaran Covid19
“semoga kedepannya meski covid-19 akan berakhir harus ada tetap gerakan seperti ini tidak hanya sekedar saat wabah saja ya,” pungkasnya. (**)

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: