BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 9 Mar 2020 22:11 WIB ·

Tingkatkan Kompetensi Pelaku UMKM, Wiranesia Gelar ‘Coaching Clinic’


 Tingkatkan Kompetensi Pelaku UMKM, Wiranesia Gelar ‘Coaching Clinic’ Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Rumah Kreatif Bekasi (RKB) yang berlokasi di Jalan Ir. H. Juanda nomer 28, margahayu, kota Bekasi menyelenggarakan Pelatihan Coaching Clinic (PCC) bagi wirausahawan UMKM pemula maupun mereka yang ingin menambah pengetahuan bisnis lebih lanjut agar naik kelas.

Wiranesia Inkubator memberikan pelatihan dan Coaching Clinic untuk pelaku wirausaha di setiap kabupaten/kota di indonesia. PCC bertujuan mempersiapkan para pewirausaha dapat terlibat aktif membangun kewirausahaan sosial berbasis teknologi di wilayahnya dengan menjadi mentor dan coach wirausaha dan membantu perwakilan wirausaha wilayah.

Hadir sebagai pembicara dalam acara tersebut Coach Yanti sebagai Owner fashion brand Yanti S Fouri, coach Nina Praktisi Afiliasi, Auditor SNI dan Coach Rita, Owner Rita Collection (Craft), serta perwakilan dari dinas Tenaga Kerja dan Dinas Koperasi dan UKM kota Bekasi.

Kepala seksi Pembiayaan UMKM Dinas Koperasi dan UKM Kota Bekasi, Herawan menyatakan kegiatan yang digagas wiranesia ini untuk meningkatkan kompetensi bagi para pelaku usaha UMKM di kota Bekasi agar memiliki kapasitas.

“Kegiatan ini sangat bagus sekali. Acara ini adalah menumbuhkan kompetensi dimana banyak pelaku pelaku usaha di Wiranesia ini yang bisa meningkatkan kapasitas pelaku usaha yang ada di kota Bekasi. Contoh bu Nina ini sangat luarbiasa menjelaskan dari A sampai Z bagaimana memulai star up hingga terakhir menjadi coaching,” ujarnya kepada bekasimedia.com, Senin, (9/3/2020)

Ke depan, Herawan menginginkan pelaku wirausaha bukan hanya dari komunitas namun dari para pelaku usaha itu sendiri agar UMKM bisa naik kelas.

“Pertama, semangat kedepan para pelaku usaha diharapkan untuk membuat galeri galeri. Di beberapa kecamatan sudah membuat galeri galeri bagi para pelaku usaha, tinggal 6 kecamatan lagi akan melaksanakan kegiatan kerjasama konsinyasi antara pelaku usaha dengan pelaku UMKM lainnya,” ujarnya

Kedua, kata Herawan, salah satu permasalahan pelaku usaha di kota bekasi adalah akses pasar. “Kita akan tingkatkan lagi kemitraan kemitraan dengan pihak ketiga maupun stakeholder lainnya yang peduli dengan UMKM,” lanjutnya.

Sementara itu dukungan korporasi dengan pelaku UMKM, kata Herawan, hampir sebagian besar dalam rangka peningkatan SDM, mulai dari perbankan, para pelaku usaha, bahkan akademisi selalu ikut serta meningkatkan SDM ataupun uji kemampuan di kota Bekasi.

“Respons masyarakat terhadap pelaku usaha UMKM sangat bagus, hanya saja kalau mau mensejajarkan dengan dunia luar dengan barang barang atau produk luar memang harus juga bersinergi dengan harga dan biaya diluar sana, sehingga nantinya bisa bersaing dengan produk produk luar,” pungkasnya. (denis)

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru