fbpx

PAD Rendah, Fraksi Golkar Sebut Warning Bagi OPD Tak Penuhi Target

pdam tirta patriot

BEKASIMEDIA.COM – Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD kota Bekasi, Dariyanto angkat bicara terkait rendahnya realisasi capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dinyatakan oleh Pemerintah Kota Bekasi.

Menurut Dariyanto, pengumuman realisasi capaian PAD adalah sebagai bentuk sentilan kepala daerah kepada anak buahnya yang belum bisa memaksimalkan capaian target PAD. “Itu merupakan sentilan bahkan warning bagi OPD yang belum memenuhi target PADnya.” ujar Dariyanto, Rabu, (9/10/2019).

Dengan diumumkannya hal tersebut, Fraksi Partai Golkar mengingatkan kepada sejumlah OPD yang masih rendah capaian PAD agar lebih baik lagi dalam penyerapan dan realisasi PAD tersebut. Sejauh ini DPRD belum mengetahui kendala yang terjadi, untuk itu, kata Dariyanto, komisi III DPRD nantinya akan memanggil dinas terkait sebagai bahan kajian dan pendalaman.

“Ini kan masih ada waktu 3 bulan ke depan, sisa waktu ini harus digunakan dengan baik oleh OPD agar PAD bisa tercapai sesuai yang ditetapkan, juga bisa lebih giat lagi kerja cepat, kerja smart serta kerja pintar untuk terus menggali potensi yang ada,” imbuhnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Bekasi mengumumkan realisasi capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2019 pada masing-masing organisasi perangkat daerah, (30/9) baru mencapai 50an persen pada saat apel di Plaza Pemkot Bekasi.

Dari data yang diperoleh, hanya tiga OPD yang telah mencapai PAD di atas 70 persen, salah satu adalah Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dengan pendapatan 140 persen. Sementara Dinas Tata Ruang hanya mampu memperoleh PAD sebesar 22 persen.

Sementara itu, Sekretaris Daerah kota Bekasi, Reny Indrawati tidak menampik PAD Kota Bekasi per-Agustus 2019 belum mencapai 50 persen dari target Rp 2,9 triliun. Sebab itu, ia berharap masyarakat sadar untuk membayarkan Pajak Bumi dan Bangun (PBB) yang tertunggak.

“Saya berharap masyarakat itu mendukung Pemerintah Kota Bekasi dengan membayarkan pajaknya. Kita sadar, bahwa di Kota Bekasi ini kita tidak punya sumber daya alam, yang kita punya itu sumber daya manusia. Kita akan berikan semua kenyamanan, tapi mereka juga harus sadar akan tanggungjawabnya sebagai warga kota Bekasi untuk bayar pajaknya, kan dikembalikan lagi untuk pembangunan,” ujarnya seperti dilansir kabartiga.com.

Selain PBB, Pemerintah Kota Bekasi juga menargetkan pendapatan pada sektor reklame sebesar Rp 91 Miliyar di tahun 2019 ini. Dari data yang dihimpun, capaian target PAD pada sektor reklame per-Agustus 2019 baru mencapai 32 persen. Sementara tercatat ada sebanyak 6.542 reklame yang sudah mengantongi izin.
(CR-1)

Be the first to comment on "PAD Rendah, Fraksi Golkar Sebut Warning Bagi OPD Tak Penuhi Target"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: