fbpx

Konsep Rezeki

Ilustrasi: Berita sebelas

Suatu ketika, saya pernah datang kepada seorang guru dan bertanya …

“Guru, sebenarnya bagaimanakah konsep rezeki itu? Kenapa di luar sana banyak orang yang bekerja siang malam tapi rezekinya segitu-gitu aja, di sisi lain ada orang yang bekerjanya santai tapi uangnya banyak?”

Sang guru pun menjawab …

Pada dasarnya rezeki itu ibarat hujan yang turun dari langit. Begitu nyata dan jelas. Manusia hanya perlu menjemputnya saja.

Kenapa rezeki manusia itu berbeda?
Karena wadah mereka untuk menampung rezeki juga berbeda. Ada yang kecil, ada yang sedang, dan ada yang besar. Bahkan ada yang sangat besar.

Wadah rezeki mereka itu ibarat sebuah kotak dan rejlzeki itu ibarat hujan yang turun dari langit. Semakin besar kotak untuk menampung air hujan maka air hujan yang kita dapatkan pun juga akan semakin besar.

Nah, kotak itu ada 3 dimensi, yaitu PANJANG, LEBAR, dan TINGGI. Untuk memperbesar ukuran wadah tadi, maka ketiga dimensi itu juga harus dibesarkan, tidak hanya ditambah salah satunya saja.

PANJANG Kotak itu melambangkan USAHA/IKHTIAR dalam menjemput rezeki.

LEBAR Kotak itu melambangkan ILMU yang dimiliki oleh seseorang.

Sedangkan TINGGI melambangkan IBADAH dan RASA SYUKUR yang dimiliki seseorang

Setelah tahu 3 dimensi itu, tentu Anda pun tahu bahwa kenapa di luar sana banyak orang yang bekerja siang malam tapi rezekinya segitu-gitu aja, di sisi lain ada orang yang bekerjanya santai tapi uangnya banyak?

Mereka mungkin saja punya uang banyak meski bekerjanya tidak terlalu berat karena mereka memiliki ILMU dan RASA SYUKUR serta IBADAH yang besar.

Semoga bermanfaat

Oleh: Kang Iman – Konsultan Pasutri

Info konsultasi hub 0822 4066 6891 / 0822 1744 1162 (WA)

Join FP. Tanya Jawah Keluarga

Be the first to comment on "Konsep Rezeki"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: