fbpx

Tuntaskan Hafalan Kitab di Madinah, Basyir: Berkah Masjid Nabawi

BEKASIMEDIA.COM – Harapan orangtua terhadap kesuksesan anak-anaknya di masa depan pasti berbeda-beda. Tetapi pastinya juga tidak akan ada yang tidak terharu jika anaknya berprestasi menjadi penghafal Qur’an. Hal itu pula yang dirasakan Wirianingsih, ibu 10 anak yang kesemuanya adalah penghafal Qur’an.

Bak mendapat kado awal tahun 2019, Perempuan yang aktif di Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu merasa sangat bahagia dengan prestasi yang diraih salah satu anaknya.

Adalah Muhammad Saihul Basyir, salah satu putra Bu Wiwi, sapaan akrab Wirianingsih yang menorehkan prestasi menyelesaikan hafalan kitab Jam’u Shahihain.

Ada sekitar 600 hadits di jilid III kitab tersebut. Total jumlah hadits Jilid I sampai dengan III : 1682 hadits shahih Bukhari Muslim
Jilid 1 dan 2 dihafal selama sebulan liburan kuliah pertengahan tahun 2017 di puncak yang diselenggarakan Markaz Huffazh Wahyain.

Sementara jilid III diselesaikan di Masjid Nabawi, Madinah terhitung mulai Senin (31/12/2018) dan selesai pada Jumat (4/1/2019).

“Bifadhlillah, Basyir menyelesaikan hafalan al-Qur’an di usia 12 tahun atau kelas 6 SD. Tahun 2018 kemarin mengambil sanad hafalan al-Qur’an riwayat ‘ashim. 1 sanad. Di Indonesia sudah banyak para penghafal al-Qur’an yang mengambil sanad ini. Kepentingannya untuk menjaga bacaan Al-Qur’an sesuai tajwid yang benar. Termasuk kakaknya Basyir, Ustadz Faris Jihady juga sudah mendapatkannya di Saudi beberapa tahun lalu,” kata Wiwi, seperti diutarakannya dari akun facebook Wiwi Wiriangisih pada Kamis (10/1/2019).

Sementara, Basyir sendiri, melalui akun instagramnya juga mengabarkan prestasi yang dicapainya itu. Mencantumkan judul caption “Bukti Keberkahan,”Basyir menyebut masjid Nabawi memberi dirinya banyak pelajaran, utamanya, tentang kesabaran, fokus, keteguhan dan tawakkal.

“Di tempat ini generasi dengan karakteristik terbaik pernah hidup, nama mereka sudah disebut di surga bahkan saat kaki mereka masih menjejak bumi, terdengar mustahil, tapi begitulah riwayat paling agung berkisah,”kata dia, seperti dikutip dari akun instagramnya, @basyiirun.

“Itu juga yang membuat saya yakin bahwa Allah swt pasti mengulurkan pertolongan-Nya saat pertama tahu waktu saya hanya tujuh hari untuk menyetorkan jilid ke-3 dari Kitab al Jam’u Bayna as-Shahihain, li Abi Muhammad Abdil Haq al-Isybiliy (582 H) seluruhnya (255 Hal/600an Hadits), yang normalnya saya selesaikan dalam waktu 12-14 hari,”jelasnya lagi.

Dia pun menceritakan hal itu terdengar mustahil bagi dirinya, tapi tidak bagi Allah SWT. “Maka dengan kesabaran, fokus, keteguhan, dan tawakkal, atas izin Allah saya kembali menjadi saksi hidup dan membuktikan bahwa keberkahan benar-benar nyata adanya,”ujar pria yang pernah menjadi juara 1 MTQ nasional cabang 30 juz dan tafsir bahasa Arab ini.

Basyir mengatakan dirinya mulai menghafal di penghujung hari kedua Dauroh, Sabtu 29/12/2018 dan khatam di hari terakhir Dauroh, Jumat 4/1/2019.”Qul, “Alhamdulillah”, sayuriikum aayaatihi fata’rifuunaha. Wa maa Rabbuka bighofilin ‘ammaa ta’malun,”katanya.

Dia juga mengatakan postingan di instagram tersebut sebagai klarifikasi terhadap kabar yang beredar bahwa dirinya hafal Qur’an di usia 6 tahun.

Source: ngelmu.co

Be the first to comment on "Tuntaskan Hafalan Kitab di Madinah, Basyir: Berkah Masjid Nabawi"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: