fbpx

Sapto Waluyo: Generasi Millennial Perlu Mendorong Internet Sehat

sapto waluyo caleg

BEKASIMEDIA.COM – Pegiat jurnalisme warga yang dekat dengan kalangan muda, Sapto Waluyo, melihat informasi yang beredar saat ini tidak selalu bernuansa positif. Hal itu ditegaskannya dalam workshop internet sehat dan pembuatan video blog yang diselenggarakan STT Nurul Fikri berkolaborasi dengan Relawan TIK (19/11).

Peradaban manusia memang berubah drastis sejak era berburu, pertanian dan industri, hingga kini era informasi. “Namun, kualitas hidup manusia dan hubungan antara manusia dengan lingkungannya tak berarti semakin maju dengan munculnya teknologi modern seperti internet,” ujar Sapto Waluyo yang dikenal sebagai Pendiri Jaringan Media Profetik (JMP).

Internet Bisa Melahirkan Generasi Sakit 

Sapto Waluyo mencontohkan, jika dulu manusia berkomunikasi langsung tatap muka dengan menampilkan karakter aslinya, maka sekarang orang berkomunikasi via media sosial dengan identitas palsu/rekayasa.

Pengguna internet yang memakai telepon pintar cenderung egois (asyik sendiri) dan tidak peduli dengan kondisi sekitarnya. Bahkan, banyak yang terserang gejala kecanduan (game, chatting, browsing dll).

“Kejahatan era siber juga berdampak lebih massif ketimbang kriminalitas biasa,” jelas Sapto.

Karena itu, papar Sapto Waluyo penggagas World Wide Web (www) Tim Berners-Lee meluncurkan kampanye selamatkan internet dari bahaya yang mengancam, yakni merebaknya kekerasan, diskriminasi dan anekamanipulasi.

Tim Berners-Lee mengajukan kesepakatan baru (Contract for the Web) bagi seluruh pengguna internet, agar membuat dunia maya lebih manusiawi, mendukung ilmu pengetahuan, dan demokratis.

 

LITERASI DIGITAL 

Pranata Humas di Pemkot Depok, Rita Nurlita, yang juga tampil sebagai narasumber menengarai bahaya internet yang dipenuhi konten negatif, sehingga menyebabkan sebagian anak dan remaja menjadi kecanduan dan gejala cyberbully merebak. Bahkan, lebih jauh lagi terjadi predator online yang merusak masa depan anak, remaja dan kaum muda.

Untuk itu, Rita menyarankan kaum muda harus mengembangkan kemampuan literasi digital. “Agar mampu membaca dan menafsirkan informasi yang bermanfaat, kemudian memproduksi data dan gambar melalui rekayasa digital untuk menerapkan pengetahuan baru,” papar Rita.

Memanfaatkan internet untuk hal positif, mulai dari membuat konten, melakukan edukasi dan interaksi, hingga membuat kreasi baru dan mempromosikan karya/komoditas, serta personal branding.

Workshop di kampus STT NF, Jalan Lenteng Agung nomor 20, Jakarta Selatan itu dihadiri kalangan pelajar, mahasiswa, relawan TIK dan ibu rumah tangga yang prihatin dengan kondisi anak-anaknya. Peserta sangat antusias memenuhi ruangan sehingga banyak yang tak kebagian kursi.

“Jadilah diri Anda sendiri di tengah dunia maya yang banjir informasi dan identitas palsu. Carilah informasi yang menunjang studi, karir atau hobi Anda yang bermanfaat untuk banyak orang,” simpul Sapto. (eas)

Be the first to comment on "Sapto Waluyo: Generasi Millennial Perlu Mendorong Internet Sehat"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: