fbpx

30 Tahun TPST Bantar Gebang, Warga: Kami Rindukan Pendidikan Gratis

30-Tahun-TPST-Bantar-Gebang
Bekasimedia – Panggung apresiasi Barudak Leutik bertajuk “30 Tahun Sampah Bantar Gebang” Sabtu (30/01) hadirkan berbagai macam acara; Karnaval sampah, Bazar kreativitas, Aksi kreativitas, Refleksi sumudera Cinta, Pemutaran film “Jungkir balik” serta Pasukan Peduli Sampah berlokasi di jalan Yon Armed 7 Cikiwul, Bantar Gebang, Bekasi. anggota Komisi A DPRD Kota Bekasi, Komarudin juga hadir dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan yang dimulai sejak pagi hingga malam ini juga dihadiri oleh artis papan atas Dik Doank.
Warsim yang juga Sekretaris kelurahan Cikiwul dalam sambutannya juga sangat mengapresiasi kegiatan ini, “saya sangat mengapresiasi setinggi-tingginya kepada sangar seni Barudak leutik atas kegiatannya hari ini diwilayah kami” ungkapnya kepada bekasimedia.
Lebih lanjut Warsim juga mengomentari film “Jungkir Balik” karya warga asli Cikiwul dengan sang pemeran utamanya Nordin seorang ayah dengan satu anak laki-laki yang masih mengenyam pendidikan SLTA penjual terompet yang dengan kondisi ekonominya yang sangat minim masih mampu menyuarakan aspirasi warga TPA untuk mendapatkan kompensasi yang layak dari pemerintah dan pengelola lahan TPA, “akting film ini cukup bagus karena mencerminkan potret realitas sehari-hari warga TPA bantar gebang,” ucapnya lirih.
Film pendek yang menceritakan kemiskinan warga sekitar TPST Bantar Gebang sejak 30 tahun yang lalu akibat keputusan sang pengambil kebijakan saat itu juga menyinggung para pemimpin dan pengelola daerah untuk serius mengurusi pendidikan warga TPA Bantar Gebang agar mendapatkan pendidikan yang layak sebagai ganti kompensasi wilayahnya yang digunakan untuk menampung sampah Jakarta dan Bekasi. (dns)

Be the first to comment on "30 Tahun TPST Bantar Gebang, Warga: Kami Rindukan Pendidikan Gratis"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: