BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Event · 10 Mar 2018 11:49 WIB ·

Mutiara Hati Toyota Bersama U-Care Gelar ‘Training for Parenting Trainer’


 Mutiara Hati Toyota Bersama U-Care Gelar ‘Training for Parenting Trainer’ Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Lembaga Corporate Social Responsibility (CSR) Mutiara Hati Toyota bersama U-Care Indonesia menyelenggarakan “Training For Parenting Trainer selama dua hari, Sabtu – Minggu, 10 s.d.11 Maret 2018 di Smart Smile Meeting Room PT Toyota Astra Motor, Kawasan MM 2100, Cikarang, Bekasi.

Menurut Septania, Koordinator Seminar Parenting, alasan diadakan kegiatan ini karena banyaknya masalah keluarga yang dialami oleh Ayah Bunda, khususnya dengan masalah pendidikan anak. Banyak potensi kekerasan anak yang dilakukan oleh orangtua.

“Kekerasan seksual anak meningkat jadi perlu generasi trainer parenting. Seperti guru TK ini, harapannya supaya guru-guru ini mengajarkan lagi kepada orangtua murid,” katanya.

Menurut Leader Quality Toyota, Nia kegiatan Parenting seperti ini sudah dilakukan dua kali, dengan mentor yang sama yaitu Bunda Rindu Rosmiati, Parenting Trainer.

Selama ini kita lihat, kata Nia, banyak anak yang mencari pengakuan dari luar.

“Anak yang enggak diurus menjadi masalah sosial. Jadi anak terdidik, anak berkarakter. Seperti anak-anak di jalan, begal-begal, mereka mencari pengakuan di luar. Kalo menurut kita mereka salah pola asuh,” katanya.

Menurutnya, jika anak dari kecil sudah didik bagus maka mereka akan banggain orang tua.

Senada dengan Nia, Rindu Rosmiati trainer kegiatan ini mengatakan pekerjaan rumah orangtua adalah menjadikan anak percaya dengan kita.

“Banyak anak yang lebih percaya dengan teman-temannya, orang luar selain kita. Inilah yang menjadi pekerjaan orangtua,” kata perempuan yang pernah bekerja di Lembaga Amil Zakat ini.

Pekerjaaan rumah itu ada solusinya yaitu menanamkan kepercayaan anak.

“Misal dengan memberikan waktu kepada anak. Jangan pernah bilang sibuk atau tidak ada wakti sama sekali dengan anak. Ingat Rasulullau SAW pernah mengatakan, anak yang durhaka kepada orang tua akan berkebalikan lagi pada dirinya,” katanya.

Jangan sampai pola asu seperti ini berulang terus, kata Rindu, dan harus diputus.

“Mari kita buat pola asuh yang baru. Yaitu, menjadikan anak menjadi kebanggaan kita,” tambahnya.

Sementara itu, Koharudin, Manager Fundrising U – Care Indonesia berharap kegiatan ini bisa berlangsung terus.

“Kami berharap bisa terus bekerja sama dengan Mutiara Hati Toyota, tentuna dengan membuat generasi trainer yang mengajarkan parenting untuk para orangtua,” pungkasnya. (i)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

CAGAR Foundation Rayakan IBK’s Day 2025, Angkat Karya dan Kemandirian Disabilitas

12 Oktober 2025 - 05:31 WIB

Garuda Organizer present Mega Career Expo 2025: Meet, Match, Move Up!

28 Juli 2025 - 12:20 WIB

Rayakan Pujawali PATB ke-60, Sejumlah Seniman Akan Gelar Pertunjukan Tari Kecak di Kota Bekasi

16 Februari 2025 - 19:27 WIB

Backpacker Teaching Goes to Cisarua Bogor, Bangun Penguatan SDM Guru dan Peserta Didik

5 Februari 2025 - 12:19 WIB

Rumah Zakat Buka Puasa Sunah Bareng Ratusan Anak Yatim Pondok Pesantren di Sukabumi

3 Februari 2025 - 17:21 WIB

Sandiaga Uno Soroti 5 Juta Anggota HNI Potensi Jadi Tulang Punggung Ekonomi Tanah Air

23 September 2024 - 13:05 WIB

Trending di Event