BEKASIMEDIA.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 15 Jun 2015 18:33 WIB ·

Survei: Mayoritas Masyarakat Pantai Utara Jakarta Tidak Tahu Akan Ada Reklamasi Pluit


 Survei: Mayoritas Masyarakat Pantai Utara Jakarta Tidak Tahu Akan Ada Reklamasi Pluit Perbesar

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Kompleksitas persoalan hukum Reklamasi Pantai Utara Jakarta, tampaknya tidak banyak diketahui oleh masyarakat Jakarta. Padahal, sebagai pengambil kebijakan penting terkait persoalan Jakarta, sudah sepantasnya Gubernur DKI Ahok sebagai pihak eksekutif menyampaikan hal tersebut kepada masyarakat luas, apalagi masyarakat yang hidup dan tinggal di daerah yang akan dibangun pulau baru tersebut, yaitu di Muara Angke, yang sebagian besar berprofesi sebagai Nelayan.

Ketidaktahuan masyarakat Jakarta terkait reklamasi 17 pulau di pesisir utara Jakarta tersebut tercermin dari hasil survey Koalisi Perkotaan Jakarta (Jakarta Urban Coalition) tentang Perspektif Masyarakat atas Proyek Reklamasi di Laut Pluit Jakarta.

Staf Riset dan Kebijakan Koalisi Perkotaan Jakarta A.Masaiko, menyampaikan survei yang dilakukan pihaknya menggunakan angket untuk mengetahui pandangan warga Pluit tarhadap proyek reklamasi.

“kita ingin mengetahui sejauh mana perspektif dari masyarakat soal reklamasi tersebut” ujar A.Masaiko, sebagaimana siaran pers yang dikirimkan ke SuaraJakarta.co, Senin (15/6).

Lebih lanjut A.Masaiko mengatakan, survei dilakukan si wilayah Pluit Jakarta Utara termasuk warga Muara Angke dan Nelayan, dengan target 500 responden dari bulan Februari sampai Mei 2015, dan yang berhasil dihimpun sejumlah 314 angket. Secara jenis kelamin, 67,5% adalah laki-laki dan 32,5% adalah perempuan. Sedangkan untuk tingkat pendidikan, SMA 37,9%, SMP 34,71%, SD 20, 7%, dan sisanya sarjana 1,59% serta tidak sekolah 5,1%.

Mayoritas Tidak Tahu

Dari 7 pertanyaan yang diajukan, seluruhnya responden menjawab tidak tahu. Berikut adalah prosentase ketidaktahuan masyarakat akan reklamasi pantai utara Jakarta tersebut.

  1. 71,02% masyarakat menjawab “tidak tahu”Pemprov DKI saat ini sedang melakukan reklamasi (pengurukan) untuk dijadikan pulau-pulau
  2. 68,79% tentang kondisi Pantai Jakarta;
  3. 62,74% masyarakat menjawab “tidak tahu” bahwa pulau hasil reklamasi tersebut akan dijadikan hunian mewah;
  4. 63,69% masyarakat menjawab “tidak tahu” bahwa proyek reklamasi adalah solusi masalah banjir
  5. 46,8% masyarakat menjawab “tidak tahu” bahwa reklamasi adalah solusi kelangkaan air bersih
  6. 48,41% masyarakat menjawab “tidak tahu” bahwa dengan adanya reklamasi kehidupan nelayan bertambah sejahtera
  7. 49,36% masyarakat menjawab “tidak tahu” tentang dampak positif dan negatifnya reklamasi pantai utara Jakarta terhadap mata pencaharian sebagai nelayan

Sebagaimana diketahui, PT MWS memperoleh izin membangun pulau buatan di Pantai Utara (Pantura) Jakarta melalui Keputusan Gubernur (Kepgub) DKI No. 2238/2014 tertanggal 23 Desember 2014 dan ditantangani Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Ahok memberikan izin dengan masih berpedoman pada Perpres 52/1995 yang sudah kadaluarsa.

Namun, berbagai pihak, baik LSM maupun DPRD DKI, menentang proyek reklamasi seluas 160 hektare tersebut. Penolakan ini ditunjukan dengan berbagai cara, seperti masuk ke salah satu poin tanggapan dewan atas laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur 2014 dan menggugat ke pengadilan.

The post Survei: Mayoritas Masyarakat Pantai Utara Jakarta Tidak Tahu Akan Ada Reklamasi Pluit appeared first on SuaraJakarta.co | Media Ibukota Indonesia.

Sumber : Suara Jakarta

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Temui DPR, Koalisi Buruh Desak RUU Ketenagakerjaan Batasi Kerja Kontrak Maksimal Satu Tahun dan Kembalikan Upah Minimum Berdasarkan Survei KHL

30 Juli 2026 - 04:26 WIB

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Trending di Berita Terbaru