BEKASIMEDIA.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 8 Jul 2015 13:36 WIB ·

Harapan Warga Jakarta kepada PT KAI: Serius Benahi Stasiun Tanah Abang


 Harapan Warga Jakarta kepada PT KAI: Serius Benahi Stasiun Tanah Abang Perbesar

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Sore itu, sebut saja Iman, pulang ke rumahnya di bilangan Kalibata dengan menggunakan kereta Komuter atau biasa disebut dengan Commuter Line, dari tempat kerjanya di Palmerah. Biasanya, Iman berangkat dan pulang kerja menggunakan motor pribadinya, namun karena di bulan puasa, ia ingin agak lebih rileks dengan menggunakan moda transportasi massal tersebut.

Tak disangka, ternyata Iman mendapati hal yang berbeda di lapangan. Meskipun, sudah sedari pukul 15.30 ia berangkat dari Stasiun Palmerah, kereta komuter sudah sesak dipadati penumpang. Sehingga, mau tak mau pilihannya ialah harus berdiri hingga dua kali transit di dua stasiun, yaitu Tanah Abang dan Manggarai.

Rasa lelah pun kian mendera, karena Stasiun Palmerah, meskipun di bulan puasa, tetap menjadi pilihan terfavorit transportasi warga Jakarta. Bahkan, di Bulan Juni ini naik menjadi 12.582 orang per hari dari 11.805 orang yang naik-turun di Palmerah di Bulan Mei.

Setali tiga uang, tidak hanya Palmerah yang disesaki penumpang, Stasiun Tanah Abang yang menjadi transit – baik yang ingin ke Maja, Tangerang, maupun Bogor – pun melebihi kapasitas: dari yang semestinya hanya berkapasitas 60.000 orang, namun per hari nya bisa mencapai 100.000 – 124.000 orang.

“Saya menyesal naik kereta komuter ternyata lebih capek dan lama ketimbang naik motor. Bahkan, jika ingin masuk ke Stasiun Manggarai atau Tanah Abang, kereta selalu lama masuknya karena harus menunggu antrian. Mestinya, tiap kereta dibuat signal alarm maksimal kapasitas kereta jadi tidak harus berdesak-desakan dan merugikan ibu hamil, lansia, dan anak kecil,” kata Iman saat ditemui di Stasiun Tanah Abang beberapa pekan lalu.

Prioritas Pembangunan

Direktur Logistik dan Pembangunan PT KAI, Hanggoro Budi Wiryawan, mengatakan, Tanah Abang merupakan salah satu stasiun yang diprioritaskan untuk pengembangan.

Direktur Utama PT KAI Commuter Jabodetabek, MN Fadhila, bahkan mengatakan untuk tahap awal, pihaknya akan membuat jembatan penyeberangan baru di Stasiun Tanah Abang. Jembatan ini menghubungkan kedua peron . PT KCJ juga tengah mengkaji kemungkinan pembangunan terowongan untuk akses penumpang berpindah peron di lima stasiun. Pembangunan terowongan diprioritaskan untuk stasiun yang berada di lokasi strategis dan memiliki penumpang yang tinggi, serta jumlah perjalanan KRL yang tinggi pula.

“Kondisi infrastruktur, seperti stasiun, memang harus ditingkatkan untuk melayani 1,2 juta penumpang. Tetapi peningkatan infrastruktur tidak bisa dilakukan dengan cepat.

Menyadari hal demikian, akhirnya, Iman hanya bisa berharap, PT KCJ bisa lebih serius menata transportasi massal terfavorit di Jakarta tersebut. Karena, menurutnya, dirinya tidak bisa berharap banyak dari Pemprov DKI Jakarta yang dinilainya telah gagal dalam mengurus Bus Transjakarta sebagai Angkutan massal pula karena sering meledak, kecelakaan, dan mogok.

The post Harapan Warga Jakarta kepada PT KAI: Serius Benahi Stasiun Tanah Abang appeared first on SuaraJakarta.co | Media Ibukota Indonesia.

Sumber : Suara Jakarta

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Temui DPR, Koalisi Buruh Desak RUU Ketenagakerjaan Batasi Kerja Kontrak Maksimal Satu Tahun dan Kembalikan Upah Minimum Berdasarkan Survei KHL

30 Juli 2026 - 04:26 WIB

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Trending di Berita Terbaru