BEKASIMEDIA.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 10 Des 2016 10:32 WIB ·

Kementerian Pertanian Musnahkan Benih Cabai Berbahaya Asal China


 Kementerian Pertanian Musnahkan Benih Cabai Berbahaya Asal China Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Kementerian Pertanian Republik Indonesia membenarkan adanya benih cabai berbahaya asal China dan menyatakan telah dimusnahkan di Badan Karantina Pertanian.

“Benih Cabai Illegal asal Tiongkok ini sangat membahayakan Produksi Nasional Petani Cabai Indonesia dikarenakan positif terdapat Bakteri Erwinia Chrysanthemi. Bakteri ini merupakan OPTK Golongan A1 Golongan 1 (belum ada di Indonesia) dan tidak dapat diberikan perlakuan apapun selain Eradikasi /Pemusnahan,” demikian rilis resmi Kementerian Pertanian yang disampaikan Kepala Pusat Karantina Tumbuhan dan Keamanan Hayati Nabati, Antarjo Dikin, Kamis (8/12/16).

Dengan penemuan dan pemusnahan benih berbahaya itu, kerugian gagal produksi cabai dapat dicegah senilai 45,1 Trilyun Rupiah.

Antarjo menjelaskan, Bakteri Erwinia Chrysanthemi dapat menimbulkan kerusakan atau kegagalan produksi hingga mencapai 70%. Data BPS, Produksi Cabai Nasional tahun 2014 sebesar 1,075 juta ton dan estimasi harga cabai hari ini Rp. 60.000,- maka potensi kerugian ekonomi produksi cabai dapat mencapai 45,1 Triliun.

Selain itu bakteri ini juga dapat menyerang dan menular pada tanaman-tanaman lain yang ada di Indonesia termasuk bawang.

Pemusnahan 2 kg benih cabai, 5.000 batang tanaman cabai dan 1 kg benih bawang daun dan sawi hjau dimusnahkan dengan cara dibakar dengan incinerator di Instalasi Karantina Hewan Kantor Balai Besar Karantina Pertanian Soekarno Hatta.

Tim P2 (Pengawasan dan penindakan) Badan Karantina Pertanian menemukan benih Illegal ini atas kerjasama Kantor Imigrasi Kelas I Bogor yang menangkap 4 (empat) Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok pada Tanggal 8 November 2016. WNA asal Tiongkok tengah melakukan aktifitas bercocok tanam Cabai. Aktifitas ini melanggar Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, di antaranya terkait penyalahgunaan izin tinggal.

Atas kecurigaan terhadap aktifitas bercocok tanam Cabai yang dilakukan oleh keempat WNA Tiongkok tersebut, pada Tanggal 15 November 2016, Tim P2 Badan Karantina Pertanian segera berkoordinasi dengan Kantor Imigrasi Kelas I Bogor untuk menahan benih cabai dan tanaman cabai yang terdapat di lahan pertanaman Cabai yang berlokasi di perbukitan (+ 500 mdpl) Desa Sukadamai, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor.

Berdasarkan hasil uji laboratorium yang diterbitkan oleh Balai Besar Uji Standar Karantina Pertanian pada Tanggal 24 November 2016, benih Cabai yang ditanam dinyatakan positif terinfestasi bakteri Erwinia chrysantemi Organisme Pengganggu Tanaman Karantina (OPTK) A1 Golongan 1.

“Mengingat besarnya resiko bagi pertanian cabai nasional, maka dilakukan pencabutan tanaman Cabai, baik yang ada di persemaian, maupun di areal pertanaman dan diangkut ke Instalasi Karantina Balai Besar Karantina Pertanian Soekarno-Hatta untuk dilakukan pemusnahan,” tutup Antarjo Dikin. (*/eas)

The post Kementerian Pertanian Musnahkan Benih Cabai Berbahaya Asal China appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

Sumber Suara Jakarta

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Temui DPR, Koalisi Buruh Desak RUU Ketenagakerjaan Batasi Kerja Kontrak Maksimal Satu Tahun dan Kembalikan Upah Minimum Berdasarkan Survei KHL

30 Juli 2026 - 04:26 WIB

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Trending di Berita Terbaru