BEKASIMEDIA.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 14 Des 2016 05:23 WIB ·

Reses, Politisi PKS Ajak Lurah & Camat Dengarkan Langsung Keluhan Warga


 Reses, Politisi PKS Ajak Lurah & Camat Dengarkan Langsung Keluhan Warga Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Politisi DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PKS, Ariyanto Hendrata mengajak lurah Jakasampurna dan Camat Bekasi Barat ikut serta mendengarkan keluhan warga saat menggelar agenda reses ke III tahun 2016, Senin (12/12/16) kemarin di Aula RW 06A Jalan Majapahit Jakasampurna.

Dalam acara yang dihadiri tokoh masyarakat dari berbagai RT/RW dari 5 kelurahan yaitu Jakasampurna, Kranji, Bintara, Bintara Jaya dan Kota Baru itu, lurah Jakasampurna Achmad Arif hadir, sayangnya camat Bekasi Barat berhalangan hadir dan diwakili oleh stafnya.

Maksud Ariyanto mengajak birokrat adalah agar mendengarkan langsung keluhan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat. Ariyanto mengatakan masih banyak aduan dari warga bahwa pelayanan administrasi di tingkat kelurahan dan kecamatan masih jauh dari kata ideal.

“Masih banyak laporan warga soal KTP, KK, Surat tanah dan administrasi lainnya itu belum bagus pelayanannya di tingkat kelurahan maupun kecamatan,” kata Ariyanto.

Achmad Arif selaku lurah Jakasampurna juga mengakui memang pelayanannya masih kurang dan harus terus dilakukan upaya perbaikan.

“Sudah 3 tahun di Jakasampurna, mengubah mindset, pola pikir staff memang butuh waktu sangat panjang. Pendekatan saya dari hati ke hati,” jawabnya.

Achmad Arif meminta masyarakat bisa membedakan antara institusi kelurahan dengan oknum, “pelayanan memang harus prima, saya setuju itu. Tapi saya butuh waktu itu untuk terus membina staf-staf saya. Tolong bedakan antara institusi kelurahan dengan oknum,” katanya.

Achmad Arif mengaku untuk pembuatan ktp, uang pelayanan dan sebagainya itu sebenarnya tidak ada pungutan.

“Ada juga masalah waris, surat keterangan waris. Saya sering dengar komplain dari warga, saya sering dengar dari warga ada yang diminta sekian-sekian,” katanya.

“Apa yang terjadi di Lapangan itu murni perbuatan oknum. Silakan dilaporkan saja langsung jika ada hal-hal seperti itu. Terutama pengurusan-pengurusan yang berhubungan dengan pertanahan,” pungkasnya.

Selain mendengar langsung penjelasan lurah, tokoh masyarakat juga banyak yang mengutarakan masalah lain kepada Ariyanto. Seperti penanganan bangunan liar, titik-titik banjir, tawuran remaja, pembangunan fasilitas lingkungan dan sebagainya. (eas)

The post Reses, Politisi PKS Ajak Lurah & Camat Dengarkan Langsung Keluhan Warga appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

Sumber Suara Jakarta

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Temui DPR, Koalisi Buruh Desak RUU Ketenagakerjaan Batasi Kerja Kontrak Maksimal Satu Tahun dan Kembalikan Upah Minimum Berdasarkan Survei KHL

30 Juli 2026 - 04:26 WIB

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Trending di Berita Terbaru