BEKASIMEDIA.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 14 Des 2016 16:38 WIB ·

Soal Topi Sinterklas, Ini Hasil Pertemuan Polisi, Ormas Islam & Showroom Honda


 Soal Topi Sinterklas, Ini Hasil Pertemuan Polisi, Ormas Islam & Showroom Honda Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Setelah ramai diperbincangkan netizen di media sosial tentang Showroom Mobil Honda yang menyuruh karyawannya memakai topi sinterklas, akhirnya Rabu (14/12/16) siang ini polisi bersama perwakilan ormas Islam mendatangi tempat kejadian yang terletak di Jl. Raya Jati Asih Kecamatan Jati Asih Kota Bekasi.

Pengecekan dan pertemuan pun langsung dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, diantaranya; Kabag Ops Polrestro Bekasi Kota Kompol Aslan Sulastomo, SH, Kasat Intel Polrestro Bekasi Kota Kompol Subianto Sulaeman, Kapolsek Jatiasih Kompol H. Rajiman, SH, Wakapolsek Jatiasih AKP. Bambang Sutaryo, Kanit Binmas Polsek Jatiasih Iptu Saulina RH, Kanit Intelkam Polsek Jatiasih Ipda Akhyar, Ust. Nanang Seno – Panglima Forum Muslim Bekasi Raya (Kabupaten dan Kota), Ustadz Ferry Front Anti Pemurtadan Bekasi, Ustadz Arifin – Kongres Umat Islam Bekasi,  Zulkenedy – Paguyupan Masjid dan Mushola Bekasi, Rizal Kepala Ops Manager Honda Mitra Jatiasih dan Andri Kepala Mekanik Honda Mitra Jatiasih

Pada kesempatan tsersebut masing-masing pihak menyampaikan pendapatnya. Pihak kepolisian melalui kabag ops Polrestro Bekasi Kota Kompol Aslan Sulastomo, meminta semua yang hadir harus sepakat dengan NKRI dan menjaga persatuan dan kesatuan. Selain itu meminta pihak Honda Mitra Bekasi harus dapat menerima adanya perbedaan dalam hal keyakinan beragama karyawannya, serta meminta Honda Mitra Bekasi kedepannya agar lebih hati-hati dalam menerapkan kebijakan terutama dalam hal-hal yang bisa mengarah SARA.

Hal lain yang disampaikan pihak kepolisian adalah meminta pihak perusahaan tidak memaksa dan memberikan sangsi apapun bagi karyawannya yang tidak bersedia mengenakan topi sinterklas.

Menanggapi pernyataan pihak kepolisian, Ustadz Ferry dari Forum Anti Pemurtadan sepakat dengan konsep NKRI.

“Justru itu kita harus bisa menerima perbedaan. Kedatangan kami kesini juga berkaitan dengan adanya informasi yang tersebar di medsos. Jika memang benar ada terkait info yang sudah tersebar di medsos agar pihak perusahaan tidak memaksakan kebijakan terkait aqidah terhadap karyawannya,” kata Ustadz Ferry.

Ustadz Nanang Seno, Panglima Forum Muslim Bekasi Raya menyatakan kedatangannya untuk mengecek kebenaran informasi di medsos, agar hal-hal yang tidak diinginkan dapat dihindari.

“Kami berterimakasih kepada pihak Honda Mitra Bekasi karena dengan adanya masalah ini bisa menciptakan efek bola bilyard yaitu dengan kedatangan kami kesini, bisa mengingatkan perusahaan-perusahaan lainnya sehingga tidak melakukan hal serupa,” jelasnya.

Ustadz Nanang juga berharap pihak Honda Mitra Bekasi untuk tidak memberikan sangsi apapun terhadap Ririn Novitasari, karyawan showroom yang fotonya tersebar di medsos sedang memakai topi sinterklas.

Rizal sebagai kepala operasional manajer showroom tersebut mengucapkan terimakasih atas kedatangan semua pihak. Ia menyatakan kebijakan untuk mengenakan topi Sinterklas hanyalah sebagai upaya perusahaan mengikuti tren di masyarakat dan tidak memaksakan ataupun memberikan sangsi apapun bagi yang tidak memakai atribut topi Sinterklas tersebut.

Menjelang dzuhur, pertemuan ini ditutup dengan damai dan semua pihak meninggalkan lokasi dan situasi aman. (dns/eas)

The post Soal Topi Sinterklas, Ini Hasil Pertemuan Polisi, Ormas Islam & Showroom Honda appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

Sumber Suara Jakarta

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Temui DPR, Koalisi Buruh Desak RUU Ketenagakerjaan Batasi Kerja Kontrak Maksimal Satu Tahun dan Kembalikan Upah Minimum Berdasarkan Survei KHL

30 Juli 2026 - 04:26 WIB

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Trending di Berita Terbaru