BEKASIMEDIA.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 9 Mar 2017 19:48 WIB ·

Komisi IV DPRD: Mengenai Balita tanpa Anus, Dinkes Harus Kerjasama dengan RS


 Komisi IV DPRD: Mengenai Balita tanpa Anus, Dinkes Harus Kerjasama dengan RS Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Menyikapi kondisi Ramadan Dirfansah, Balita berusia 4 tahun asal Kampung Poncol RT 05, RW 24, Margahayu, Bekasi Timur yang mengalami keadaan hidup sulit di usia dini karena selama empat tahun hidup bertahan tanpa anus, komisi IV DPRD kota Bekasi menyatakan ini saatnya Dinas Kesehatan dan pihak Rumah Sakit bekerjasama.

Komisi IV yang diwakili Murfati Lidianto menyatakan masalah ini perlu disikapi dengan baik karena bisa saja memang orangtua balita tersebut kesulitan menanggung biaya pengobatan.

“Ini perlu disikapi dari pihak Dinkes dan ada upaya untuk mengatasi masalah ini. Karena kemungkinan besar orangtua anak tersebut tidak mampu untuk tindak lanjut operasi. Inilah saat terbaik Dinkes bekerjasama dengan rumah sakit (RSUD) untuk memberikan layanan operasi anus kepada keluarga pasien yang memang ber-KTP Bekasi Kota,” ujar Politisi partai Gerindra ini pada Kamis (9/3).

Hal itu, kata Murfati bertujuan memberikan jaminan kesehatan untuk warga tidak mampu, menunjukkan kepedulian pihak Dinkes untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang tidak mampu, juga bisa mengangkat nama dokter dan rumah sakit yang nantinya berhasil membuat lubang anus baru untuk anak tersebut.

“Ini prestasi yang akan dinilai dari ilmu kedokteran dan kecanggihan alat di rumah sakit Kota Bekasi. Saat inilah rumah sakit akan naik ratingnya dan mempunyai daya saing dalam keilmuan Kedokterannya,” imbuhnya.

Oleh karena itu ia berharap ada kepedulian juga kebijakan dari pihak terkait untuk mengupayakan kelangsungan hidup balita tersebut karena bagaimana pun, pelayanan kesehatan yang baik tetap harus menjadi salah satu prioritas bagi pemerintah kota Bekasi.

Sebagai informasi, Ramadan Dirfansah, Balita berusia 4 tahun asal Kampung Poncol RT 05, RW 24, Margahayu, Bekasi Timur memang mengalami kondisi sulit karena selama empat tahun ia hidup bertahan tanpa anus. Keadaan ekonomi keluarga yang tidak mencukupi membuat proses pengobatan berlangsung lama.

Sang ayah, yang berprofesi sebagai Satpol PP dan sesekali bekerja paruh waktu mencuci mobil para pejabat Pemkot mengaku selama ini kesulitan ekonomi membuat proses pengobatan Ramadan masih berjalan namun sering tersendat karena berbagai hal, salah satunya mereka belum memiliki kartu sehat. (dns)

The post Komisi IV DPRD: Mengenai Balita tanpa Anus, Dinkes Harus Kerjasama dengan RS appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

Sumber Suara Jakarta

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Temui DPR, Koalisi Buruh Desak RUU Ketenagakerjaan Batasi Kerja Kontrak Maksimal Satu Tahun dan Kembalikan Upah Minimum Berdasarkan Survei KHL

30 Juli 2026 - 04:26 WIB

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Trending di Berita Terbaru