Bekasimedia – Salah satu krisis yang mengancam bangsa Indonesia saat ini adalah krisis figur ayah dalam keluarga, hal tersebut terungkap dari data konseling beberapa orang siswa. SMPIT ANNUR Cikarang merespon hal tersebut dengan mengadakan Kajian Ayah Hebat, Sabtu (23/05) pagi.
“Indonesia adalah Fatherless Country, anak lebih banyak melihat figur ibu. Figur ayah gak ada di rumah gak ada juga di sekolah. Sehingga fenomena yang terjadu anak-anak jiwanya lemah, badan bongsor tapi jiwa kerdil,” ungkap Ustadz Bendri Jaisyurrahman saat memberikan materi kajian di Masjid Annur, Serta Jaya Cikarang Timur, Bekasi.
Ustadz Bendri menegaskan pentingnya seorang anak laki-laki mendapati figur ayah, mengetahui dunia luar (travelling), bersosialisasi secara luas dan dibiasakan jauh dari rumah (merantau) agar jiwanya kuat.
“Sejak awal, anak laki-laki sebagai calon ayah harus memiliki jiwa yang kuat. Selain butuh figur ayah dalam keluarga dan mendapatkan kasih sayang dari ibunya, ia juga perlu melihat dunia luar jangan dibiarkan hanya berada di lingkungan dekat rumah dari kecil hingga dewasa,” kata aktivis gerakan ayah @sahabatAYAH.
Kajian ini merupakan kegiatan parenting bulanan, sengaja mengambil tema tentang figur ayah karena banyak masukan dari siswa dan pihak sekolah ingin membantu meminimalisir permasalahan tersebut, demikian menurut Kepala Sekolah SMPIT ANNUR Tuti Turmiati. (mk)
The post Antisipasi Krisis Ayah, Sekolah di Cikarang Gelar Kajian Ayah Hebat appeared first on Bekasi Media.
Sumber Suara Jakarta











