BEKASIMEDIA.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 13 Jun 2015 14:52 WIB ·

Kinerja Ekonomi Melambat, Tingkat Dukungan terhadap Jokowi Merosot hingga 31 persen


 Kinerja Ekonomi Melambat, Tingkat Dukungan terhadap Jokowi Merosot hingga 31 persen Perbesar

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Dampak menurunnya kinerja perekonomian Indonesia, berdampak signifikan pada popularitas Jokowi sebagai seorang presiden.

Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Kepala Riset KDB Daewoo Securities, Taye Shim, sebagaimana dikutip dari harian Republika, Sabtu (13/6). Menurutnya, investor asing selama sepekan terakhir ragu terhadap kepemimpinan Jokowi sebagai kepala pemerintahan untuk menjaga kondusifitas ekonomi Indonesia. Hal itu dibuktikan dengan adanya sentimen negatif dari investor asing yang masih membayangi pasar saham.

Akibatnya, beberapa survei yang telah dilakukan pada Mei 2015, menurutnya, menunjukkan bahwa tingkat dukungan atas pemerintahan Jokowi menurutn ke level 31 persen dari sebelumnya 32 persen pada Januari 20145 dan 75 persen setelah pelantikan pada 2014.

Wakil Ketua Umum Bidang Koordinator Asosiasi Kadin Indonesia, Noke Kiroyan, menjelaskan bahwa menurunnya kinerja ekonomi tersebut disebabkan karena visi pemerintah saat ini terlalu bertumpu pada jangka panjang. Pemerintah, menurutnya, harus lebih fokus pada langkah-langkah konkret jangka pendek dalam mengatasi pelemahan ekonomi yang sudah para ini.

“Kalau rencana jangka panjang cukup banyakyah, tetapi yang mungkin harus segera dilakukan adalah kegiatan-kegiatan ekonomi yang bisa mendukung perbaikan  (ekonomi) sesegera mungkin,” jelasnya.

Dirinya menambahkan bahwa persoalan ekonomi yang kian melambat ini tidak bisa hanya didukung dengan proyek-proyek infrastruktur. Karena hal tersebut memakan waktu lama untuk ekonomi Indonesia melakukan rebound. 

Sebagaimana diketahui, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup naik tipis sebesar 7 poin atau menguat 0,14 persen ke 4.953 setelah bergerak di aantara 4.916-4.947. Ini disebabkan karena asing masih melakukan penjualan sebesar Rp. 345 miliar saham, khususnya pada saham sektor perbankan.

The post Kinerja Ekonomi Melambat, Tingkat Dukungan terhadap Jokowi Merosot hingga 31 persen appeared first on SuaraJakarta.co | Media Ibukota Indonesia.

Sumber : Suara Jakarta

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Temui DPR, Koalisi Buruh Desak RUU Ketenagakerjaan Batasi Kerja Kontrak Maksimal Satu Tahun dan Kembalikan Upah Minimum Berdasarkan Survei KHL

30 Juli 2026 - 04:26 WIB

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Trending di Berita Terbaru