BEKASIMEDIA.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 6 Jul 2015 20:08 WIB ·

Perekonomian Melambat, Pedagang Tanah Abang Menjerit Hadapi Lebaran


 Perekonomian Melambat, Pedagang Tanah Abang Menjerit Hadapi Lebaran Perbesar

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Tak seperti tahun-tahun lalu, kali ini Ryan Fernando harus mengalami kenyataan pahit bahwa lebaran kali ini omzet penjualannya jauh menurun. Sebagai pemilik toko Nicco/Nazwa yang berlokasi di Pasar Tanah Abang, Ryan, bersama dengan ratusan pedagang di Tanah Abang lainnya, mengungkapkan bahwa tahun lalu pada tiga bulan menjelang lebaran, geliat masyarakat sudah terasa. Namun, hal tersebut berbeda dengan tahun ini.

“Tahun lalu, geliat masyarakat sudah terasa tiga bulan menjelang Lebaran. Tahun ini sangat berbdda. Turun sangat jauh,” kata Ryan, sebagaimana dikutip dari Harian Kompas, Senin (6/7)

Selaras dengan Ryan, Rosyita, penjual baju gamis di Tanah Abang menuturkan bahwa omzet penjualannya jauh menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Jika biasanya omzet penjualannya per hari berkisar Rp 18 juta – Rp 20 juta, maka tahun ini dirinya mengakui hanya mendapat Rp 2 juta per hari.

Pun halnya dengan Yusrizal, Pemilik OC Fashion di Tanah Abang, juga harus menerima kenyataan pahit Pemerintahan Jokowi bahwa tahun ini tidak satu pun pesanan grosiran keluar Jakarta seperti tahun lalu. Biasanya dirinya mengirim pakaian untuk pelanggan ke sejumlah daerah di Kalimantan, Sulawesi, serta ke Malaysia dan Singapura.

Sebelumnya, anggota Komisi XI DPR RI, Ecky Awal Mucharam, mengatakan adanya perlambatan pertumbuhan ekonomi akan menyebabkan sektor riil terpuruk, dampaknya sebagian besar masyarakat menjadi korban.

“Jika sektor riil terpuruk, maka sebagian besar masyarakat menjadi korban. Oleh karena itu pemerintah harus bertanggung jawab dengan cara menjaga daya beli tetap tinggi, mengembalikan gairah pelaku ekonomi, serta menciptakan lapangan kerja khususnya di sektor-sektor padat karya,” kata Ecky, sebagaimana dikutip dari laman Republika Online, Rabu (4/6).

The post Perekonomian Melambat, Pedagang Tanah Abang Menjerit Hadapi Lebaran appeared first on SuaraJakarta.co | Media Ibukota Indonesia.

Sumber : Suara Jakarta

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Temui DPR, Koalisi Buruh Desak RUU Ketenagakerjaan Batasi Kerja Kontrak Maksimal Satu Tahun dan Kembalikan Upah Minimum Berdasarkan Survei KHL

30 Juli 2026 - 04:26 WIB

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Trending di Berita Terbaru