“Ingin bikin seperti AADC versi religi. Dari alay sampai Rohis,” tutur Helvy kepada Antara beberapa waktu lalu. Dengan kisah KMGP, Helvy ingin menyampaikan keindahan Islam lewat film dakwah yang tidak menggurui dan dapat diterima anak muda dari berbagai kalangan.
Ketika Mas Gagah Pergi (KMGP) ini bercerita tentang perubahan seorang Mas Gagah dari yang kurang mendalami ilmu agama Islam, dan menjadi seseorang yang senang mempelajari Islam, serta mengamalkan setiap ilmu yang diperolehnya. Novel ini pertama kali diterbitkan pada tahun 1997 dan telah dicetak ulang sebanyak 39 kali oleh penerbit.
Cerita novel tersebut akan diterjemahkan dalam bentuk naskah oleh penulis skenario dan sutradara film dokumenter Fredy Aryanto. Untuk sutradara, Helvy mempercayakannya kepada Firmansyah, sesuai dengan amanah almarhum Chaerul Umam (Ketika Cinta Bertasbih) yang dulu sempat dipilih menjadi sutradara film tersebut.
“Selain karena potensi Mas Firmansyah, ini juga sesuai amanah almarhum Mas Mamang (Chaerul Umam) yang sedianya menjadi sutradara KMGP, namun beliau wafat 2013 lalu,” kata Helvy, dilansir Dream.
Dilansir dari laman resminya, masgagah.com, Hamas Syahid Izzudin, mahasiswa Universitas Airlangga yang juga penghafal Al Qur’an, terpilih memerankan Gagah Perwira Pratama alias Mas Gagah. Debut akting pria kelahiran 23 tahun silam ini diawali dalam film Tausiyah Cinta (2015).
Masaji Wijayanto, jawara Cover Boy Aneka Yess 2012, dipercaya memerankan sosok Yudhistira Arifin (Yudi), pemuda yang kerap menyerukan kebaikan di tempat umum dan selalu pertama membantu mereka yang terkena musibah. Untuk pemeran Nadia, gadis muslimah cerdas yang memutuskan berjilbab justru saat kuliah di Amerika, didapuk sebagai muslimah asal Surabaya bernama Izzah Ajrina.
Adapun pemeran tokoh Gita yang tomboy, keras kepala tapi kocak akan ditentukan sehabis Lebaran nantinya. Tokoh lainnya akan diperankan oleh bintang-bintang terkenal untuk mendampingi para pendatang baru, termasuk Abdur (Stand Up Comedy).
Sementara itu, musisi Dwiki Dharmawan yang pernah meraih Piala Citra dalam film Cinta dalam Sepotong Roti (1991) langsung menyatakan kesediaannya untuk menjadi penata musik film KMGP. Begitu pula dengan editor film Ketika Cinta Bertasbih, Rizal Basri juga disebut turut berpartisipasi dalam proses produksi.
Syuting film Ketika Mas Gagah Pergi ini akan dimulai pada Oktober 2015 untuk penayangan tahun 2016. Demikian dilansir dari Muvila.
Sumber
via Media Tangerang











