Ilham melakukan ancaman lewat akun twitter @SatNoToLGBT yang dia tujukan ke akun @SingaporeAir. Ancaman dia lakukan pada 1 Juli lalu.
Ilham dalam akun twitter itu meminta agar pesawat tidak terbang karena dia menaruh bom. Akibat ulah iseng dia, penerbangan sempat tertunda beberapa jam karena pengecekan keamanan.
Pihak kepolisian Singapura kemudian bekerjasama dengan Bareskrim Polri. Hingga akhirnya Ilham dicokok di rumahnya.
Soal penangkapan ini dibenarkan Kasubdit Cybercrime Kombes Albertus Rahmad Wibowo. “Betul mas,” jelas Rahmad yang dikonfirmasi.
Sumber
via Media Tangerang











