BEKASIMEDIA.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 21 Sep 2015 18:03 WIB ·

Mahasiswi S3 ITB Ini Meninggal, Setelah Ditabrak Remaja Mabuk


 Mahasiswi S3 ITB Ini Meninggal, Setelah Ditabrak Remaja Mabuk Perbesar

image

Foto: almarhumah bersama keluarga (facebook)

Bekasimedia – Rakhmawaty Ahmad Asui, dosen Universitas Negeri Gorontalo yang sedang menyelesaikan studi S3 di Institut Teknologi Bandung (ITB) mengalami nasib naas dan meninggal dunia setelah tertabrak motor ketika menyeberang jalan, tak jauh dari rumah kostnya di Jalan Jakarta, Bandung Sabtu (19/9/15) malam.

“Innalillahi wa inna ilaihi roji’un, seorang mahasiswi S3 ITB dari prodi Kimia bernama Rakhmawaty Ahmad Asui , dosen , telah meninggal dunia tadi malam. Almarhumah tertabrak motor ketika sedang menyerang jalan. Penabrak adalah seorang remaja yang usianya belum genap 17 tahun dan dalam keadaan mabuk berat,” tulis Taura Taufikurahman, kolega korban yang juga dosen di ITB.

Menurut Taura, Almarhumah memliki 3 anak yang masih kecil-kecil, “Allahumaghfirlaha warhamha wa’afiha wa’fu anha. Semoga almarhumah menghadap-Nya dalam keadaan husnul khatimah,” tulis Taura di akun facebooknya.

Kejadian tragis ini lanjut Taura, mengingatkan kita untuk menekan pemerintah agar melarang penjualan minum keras secara bebas di super market, dan polisi perlu melakukan razia terhadap anak-anak dan remaja yang mengendarai sepeda motor, plus razia terhadap orang-orang yang mabuk yang mengendarai kendaraan motor atau mobil di jalan raya.

“Para orang tua juga agar tidak mengizinkan anak-anak remajanya yang belum cukup umur untuk mengendarai motor atau mobil di jalan raya,” lanjutnya.

Terakhir, Taura mengajak masyarakat agar menjaga keselamatan diri dan orang lain di jalan raya. “Satu nyawa melayang karena musibah di jalan raya, sekian banyak orang yang akan berduka, terutama anak-anak kecil yang masih memerlukan pelukan kasih sayang orang tuanya,” tutupnya.

Belum lama ini, pasca Menteri Perdagangan Rahmat Gobel  diganti, pemerintah pusat kembali membebaskan penjualan miras secara bebas di minimarket. (eas)

The post Mahasiswi S3 ITB Ini Meninggal, Setelah Ditabrak Remaja Mabuk appeared first on Bekasi Media.

Sumber Suara Jakarta

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Temui DPR, Koalisi Buruh Desak RUU Ketenagakerjaan Batasi Kerja Kontrak Maksimal Satu Tahun dan Kembalikan Upah Minimum Berdasarkan Survei KHL

30 Juli 2026 - 04:26 WIB

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Trending di Berita Terbaru