BEKASIMEDIA.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 19 Okt 2015 14:48 WIB ·

Hari Santri Bukan Sekedar Seremoni


 Hari Santri Bukan Sekedar Seremoni Perbesar

image

Oleh: Hendriyan Rayhan*

Perjuangan bangsa Indonesia melawan penjajah tidak terlepas dari peran besar kalangan Ulama dan Santri.  Peristiwa 10 November di Surabaya menjadi bukti betapa  besarnya peranan Ulama dan Santri dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Peperangan ini didahului dengan Resolusi Jihad  tertanggal 22 Oktober 1945 yang ditandatangani Hadlratussyaikh KH Hasyim Asy’ari.

Inti dari resolusi jihad ini adalah menekankan fatwa bahwa perjuangan melawan Belanda merupakan Jihad fisabilillah yang wajib dilakukan kaum Muslimin. Namun sangat disayangkan, peran Ulama dan santri seringkali dilupakan, bahkan dalam penulisan sejarah Nasional Indonesia.

Oleh karena itu, penetapan Hari santri pada tanggal 22 Oktober merupakan sesuatu yang patut di apresiasi. Selain sebagai momen untuk mengingat peran santri yang begitu besar terhadap bangsa Indonesia, hal ini juga diharapkan menjadi dorongan tersendiri bagi kalangan santri masa  kini untuk menghayati arti penting dari Resolusi Jihad tersebut.

Jika dimaknai secara luas, sebenarnya Resolusi Jihad ini dapat direlasikan dengan keadaan bangsa Indonesia saat ini. Ditengah gejolak peperangan non-senjata yang menyerang bangsa ini, maka momen peringatan hari santri pada 22 Oktober ini bisa dijadikan tonggak kebangkitan santri untuk berjuang melawannya dengan konsep Jihad di era modern. Maka setelah peringatan ini, diharapkan Resolusi Jihad tersebut kembali menguatkan ruh perjuangan santri, terutama untuk kemajuan bangsa ini.

Jika dimasa dahulu Resolusi Jihad ini kemudian dijadikan motivasi bagi para santri dalam perjuangan bersenjata melawan penjajah, maka di masa sekarang perjuangan tersebut bisa dilakukan dengan melakukan perbaikan yang akan membawa Indonesia menjadi lebih maju. Karena kata Jihad tidak hanya diaplikasikan dalam bentuk peperangan fisik. Dalam makna luas Jihad diartikan sebagai segala bentuk perbuatan yang dilakukan secara sungguh-sungguh dengatn motif mengharap ridha Allah.

Sebagai kalangan pelajar, maka santri di masa kini diharapkan dapat memaknai Resolusi Jihad dengan upaya menuntut ilmu dengan sungguh-sungguh dan melakukan aksi nyata untuk membangun bangsa.  Dengan demikian, kalangan santri akan kembali menemukan eksistensinya yang telah lama dilupakan. Dari sinilah korelasi yang dapat disimpulkan dari penetapan Hari Santri Nasional pada 22 Oktober.

Dengan peringatan Hari Santri Nasional, maka akan membangkitkan ruh perjuangan jihad para santri karena merasa kedudukannya diakui secara nasional. Selanjutnya santri juga akan lebih percaya diri dalam berekspresi meningkatkan prestasi. 

Demikianlah arti penting dari peringatan Hari Santri Nasional yang harus dihayati oleh seluruh rakyat Indonesia, terutama kalangan Ulama dan Santri. Hal ini dimaksudkan agar peringatan ini tidak hanya menjadi seremonial belaka, yang akhirnya justru terlupakan dari arti Resolusi Jihad yang sesungguhnya.

**

Penulis adalah lulusan dari Ma’had Khairul Bariyyah Bekasi pada tahun 2015, kini melanjutkan pesantren di Lingkar Studi Quran ar-Rohmah sekaligus kuliah Ilmu Al-Quran dan tafsir di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Ia menulis ini dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional yang pertama kali dilakukan tahun ini pada 22 Oktober.

The post Hari Santri Bukan Sekedar Seremoni appeared first on Bekasi Media.

Sumber Suara Jakarta

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Temui DPR, Koalisi Buruh Desak RUU Ketenagakerjaan Batasi Kerja Kontrak Maksimal Satu Tahun dan Kembalikan Upah Minimum Berdasarkan Survei KHL

30 Juli 2026 - 04:26 WIB

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Trending di Berita Terbaru