Bekasimedia – Satu persatu politisi partai pendukung pemerintah berurusan dengan KPK. Setelah Sekjen Partai Nasdem, Patrice Rio Capella, kini giliran politisi Partai Hanura, Dewi Yasin Limpo harus berurusan dengan KPK.
Dilansir Kompascom, Politisi asal Makasar ini terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK di bandara Soekarno Hatta Tangerang, Selasa (20/10/15) malam.
Pimpinan sementara KPK, Johan Budi mengatakan, sebelum penangkapan Dewi, penyelidik dan penyidik KPK melakukan tangkap tangan terhadap enam orang di Kepala Gading, Jakarta Utara. Keenam orang itu adalah RB, IR, STT, DV, HAR, dan seorang sopir mobil rental.
Mereka ditangkap sekitar pukul 17.45 WIB, sesaat setelah keluar dari sebuah rumah makan.
“Dalam waktu hampir bersamaan, sekitar pukul 19.00, penyelidik dan penyidik KPK melakukan penangkapan atas nama DYL (Dewi), seorang anggota DPR, dan DWH, diduga staf DYL,” kata Johan dalam konferensi pers di Gedung KPK, Rabu (21/10/2015) sore.
Johan mengatakan, penangkapan itu diduga terkait tindak pidana korupsi dalam proyek pengembangan pembangkit tenaga listrik di Kabupaten Deiyai, Papua, tahun anggaran 2016.
Dewi Yasin Limpo lolos ke parlemen dari daerah pemilihan Sulawesi Selatan 1 dan terdaftar sebagai anggota DPR Nomor 560 dari Fraksi Hanura. (*/eas)
(*/eas)
The post Setelah Nasdem, Giliran Politisi Hanura Tersangkut KPK appeared first on Bekasi Media.
Sumber Suara Jakarta











