BEKASIMEDIA.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 5 Des 2016 14:01 WIB ·

Tingkatkan Produksi Padi, Pemkab Cetak 1.122 Hektare Sawah Baru


 Tingkatkan Produksi Padi, Pemkab Cetak 1.122 Hektare Sawah Baru Perbesar

Limapuluh Kota – Guna meningkatkan produksi padi di Kabupaten Limapuluh Kota, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (Tanpanghorbun) setempat menargetkan cetak sawah baru sekitar 1.122 hektare. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas (Kadis) Tangpanghorbun, Aprizul Nazar kepada beritasumbar.com, akhir pekan lalu.

“Nagari maek menjadi calon lokasinya, Kecamatan Bukit Barisan, Kecamatan Kapur IX, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Lareh Sago Halaban dan Harau,” Kata Kadis.

Aprizul menuturkan, untuk Nagari Maek dan kecamatan Bukitbarisan akan di khusus kan, dua daerah itu ditargetkan bisa dicetak sekitar 500 hektare. Lalu Kecamatan Kapur IX sekitar 200 hektare, Kecamatan Pangkalan Kotobaru 100 hektare bersama kecamatan, Harau, Lareh Sago Halaban dan Kecamatan Suliki.

Dalam catatan, saat ini jumlah sawah di Kabupaten Limapuluh Kota tercatat sebanyak 22. 222 hektare dengan produksi sekitar 5,6 ton per hektare. Diprediksi produksi padi rata-rata 2 kali panen dalam setahun, sekitar 248 ribu ton lebih per tahunnya.Hanya saja pada saat ini, produksi padi terancam akibat kondisi alam yang rawan bencana.
menurut kadis, terkait program intensifikasi pertanian sejauh ini produktifitas belum mampu ditingkatkan secara signifikan. Perlu penambahan jumlah luas sawah. “Jika produksi per hektare sawah sebesar 5,6 ton, maka bila dilakukan cetak sawah baru sekitar 1.000 hektare mampu memproduksi padi sekitar 5.600 ton,” ungkapnya.

Ia menambahkan, saat ini cetak sawah baru 70 hektare. Lokasinya terdapat di Nagari Maek, Kecamatan Bukit Barisan seluas 43 hektare. Lalu, Nagari Lubuakalai, Kecamatan Kapur IX seluas 19 hektare dan Nagari Sitanang, Kecamatan Lareh Sago Halaban seluas 7,5 hektare. “Dari beberapa daerah, saat ini baru itu 70 hektar yang tercetak,” demikian Kadis.

Sumber sumbar

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Temui DPR, Koalisi Buruh Desak RUU Ketenagakerjaan Batasi Kerja Kontrak Maksimal Satu Tahun dan Kembalikan Upah Minimum Berdasarkan Survei KHL

30 Juli 2026 - 04:26 WIB

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Trending di Berita Terbaru