BEKASIMEDIA.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 9 Agu 2015 18:09 WIB ·

Kutipan Kang Komar Preman Pensiun Menyebar Luas di Medsos


 Kutipan Kang Komar Preman Pensiun Menyebar Luas di Medsos Perbesar

Bekasimedia – “Di bawah pemimpin yang baik, anak buah bodoh pun ada gunanya. Tapi di bawah pemimpin bodoh, pasukan terbaik pun kocar-kacir.”

Potongan kalimat yang tertulis atas nama Kang Komar, salah satu tokoh dalam sinetron Preman Pensiun yang sedang tayang di RCTI setiap sore hari ini cukup menyebar di media sosial dan media perpesanan seperti whatsapp pekan ini.

“Lagi rame nih meme, menyebar luas di grup-grup WA,” tulis Bang Joy, seorang seniman pembaca puisi asal Jakarta, Kamis (6/8/15).

Kang Komar adalah tokoh yang cukup unik, diperankan oleh Matt Drajat, ia mampu beradu peran dengan Almarhum Didi Petet dan Epi Kusnandar dalam Preman Pensiun 1. Mereka bertiga mampu menghadirkan komedia ala Bandung Jawa Barat ke tengah-tengah publik. Hal ini terbukti dengan tingginya rating sinetron ini, bahkan ketika ditinggal oleh Didi Petet.

Kang Komar adalah sosok yang menguasai wilayah pasar, tampangnya sangar dan suka merayu perempuan. Namun Ia selalu gagal merayu perempuan yang ia taksir. Dan ia lebih tertunduk lagi saat berhadapan dengan istrinya sendiri, Bebeb (Nurul).

“Suasana Bandung itu sesuatu. Kotanya, logatnya. Walaupun marah-marah tetap saja suara orang Bandung mah terdengar indah,” komentar Putri, warga Bekasi penyuka sinetron ini saat ditanya Bekasimedia.

Si Doel Anak Sekolahan karya Rano Karno, Kiamat Sudah Dekat dan Para Pencari Tuhan karya Dedy Mizwar dan kini, Preman Pensiun karya sutradara Aris Nugraha adalah sinetron yang mengangkat cerita yang dekat dengan keseharian masyarakat. Mengedepankan budaya lokal dan kesederhanaan. Terbukti, sinetron jenis ini mendapat tempat dihati masyarakat.

“Di bawah pemimpin yang baik, anak buah bodoh pun ada gunanya. Tapi di bawah pemimpin bodoh, pasukan terbaik pun kocar-kacir,” ini maksudnya siapa ya? Tanya Bang Udin, warga Bekasi lainnya di pesan whatsapp. (eas)

Artikel ini telah dibaca 59 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Temui DPR, Koalisi Buruh Desak RUU Ketenagakerjaan Batasi Kerja Kontrak Maksimal Satu Tahun dan Kembalikan Upah Minimum Berdasarkan Survei KHL

30 Juli 2026 - 04:26 WIB

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Trending di Berita Terbaru