BEKASIMEDIA.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 22 Sep 2016 17:26 WIB ·

Pengamat: Agus Harimurti Rugi Jika “Nyalon” Gubernur DKI


 Pengamat: Agus Harimurti Rugi Jika “Nyalon” Gubernur DKI Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Setelah sebelumnya ramai Anies Baswedan yang akan turun di Pilgub Jakarta, tiba-tiba muncul nama putra pertama SBY, Mayor TNI Agus Harimurti Yudhoyono sebagai kandidat calon gubernur.

Putra sulung Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono itu bahkan sudah dibahas dalam pertemuan elite empat partai di Cikeas, Bogor, Rabu (21/9/16) malam.

Namun, pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing meragukan hal itu. “Itu bukan SBY yang ngomong langsung, tapi masih sebatas wacana yang belum jelas sumbernya,” kata dikutip dari JPNN, Kamis (22/9/16).

Agus kini masih aktif sebagai TNI sebagai Komandan Batalyon Infanteri Mekanis 203/Arya Kemuning. Emrus mengatakan, Agus yang punya peluang karier bagus di TNI akan rugi jika maju di pilkada DKI dan belum tentu menang.

Selain itu, Agus merupakan tentara dengan prestasi sangat bagus. Agus pernah belajar di Amerika Serikat, kemudian bergabung dalam pasukan perdamaian dunia. “Dia tentara muda yang hebat,” kata Emrus.

Karenanya Emrus menyayangkan jika tentara sehebat Agus harus ditarik-tarik ke dalam dunia politik. Alasannya, kurang bijak jika orang hebat di militer apalagi masih berusia muda dan karirnya panjang ditarik ke politik.

“Kalau TNI yang masih aktif apalagi masih muda, saya sarankan jangan diganggu,” kata dia. “Kalau yang sudah pensiun, mungkin boleh,” tambahnya.

Karenanya Emrus justru menyarankan Agus tetap bertahan di TNI. Sebab, bisa saja ke depan suami Annisa Pohan itu menjadi Panglima TNI.

“Menurut saya biarkan saja dia menjadi Panglima TNI beberapa tahun ke depan nantinya. Saya sarankan urungkan niat untuk menarik-nariknya ke politik,” kata direktur EmrusCorner itu.

Kabar lain menyebutkan pembicaraan antara SBY, Prabowo dan Salim Segaf Al Jufri berlanjut malam ini untuk mematangkan siapa yang akan maju dan mendaftarkan diri Jumat siang selepas Shalat Jumat.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Temui DPR, Koalisi Buruh Desak RUU Ketenagakerjaan Batasi Kerja Kontrak Maksimal Satu Tahun dan Kembalikan Upah Minimum Berdasarkan Survei KHL

30 Juli 2026 - 04:26 WIB

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Trending di Berita Terbaru