BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 28 Des 2017 09:45 WIB ·

Baitul Maal Hidayatullah Luncurkan Program ‘Sekolah Ibu Hebat’


 Baitul Maal Hidayatullah Luncurkan Program ‘Sekolah Ibu Hebat’ Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Tidak sedikit jumlah janda dan ibu dhuafa di Indonesia yang harus menjadi tulang punggung keluarga. Sebagian besar dari mereka kurang ditunjang dengan pendidikan dan keterampilan yang cukup sehingga melakukan apapun untuk menyambung hidup. Padahal, dengan diberi keterampilan, bukan tidak mungkin, ada peluang wirausaha yang dapat mereka lakukan untuk memiliki hidup yang lebih baik.

Hamidah, misalnya. Janda tiga anak yang tinggal di Bekasi ini, harus menghidupi ketiga anaknya dengan berjualan susu kedelai dan kerupuk keliling kampung. Sejak 2006, suaminya sakit dan tidak mampu lagi bekerja hingga akhirnya meninggal dunia pada tahu 2013.

Kondisi inilah yang melatarbelakangi Lembaga Amil Zakat Nasional, Baitul Maal Hidayatullah (BMH), menggiatkan program pemberdayaan ibu dengan nama “Sekolah Ibu Hebat”. Melalui program ini, BMH memberikan program pelatihan keterampilan untuk janda dan ibu dhuafa, seperti membuat kue, kerajinan tangan, dan produk-produk makanan lainnya.

Menurut Direktur Operasional BMH, Rama Wijaya, gagasan untuk membuat “Sekolah Ibu Hebat” merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup mereka dengan kemandirian.

Sebenarnya, pemberian pelatihan kepada ibu sudah dilakukan BMH dalam beberapa tahun terakhir. Sebut saja pelatihan pembuatan abon dan stik tulang ikan di Pakowa Bunta, Sulawesi Tengah, kue onde-onde dan peyek di Semarang, dan pelatihan menjahit di Jawa Timur. Program-program tersebut sudah menyasar sekitar 360 janda dan ibu dhuafa.

“Insyaa Allah, melalui program ini, BMH berencana memberikan pelatihan kepada 1300 ibu dhuafa di beberapa daerah di Indonesia agar makin banyak ibu tulang punggung keluarga yang mandiri dan makin sejahtera,” jelasnya lagi.

Kemarin (27/12), Sekolah Ibu Hebat secara resmi diluncurkan di Islamic Center, Bekasi. Sekitar 60 janda dan ibu dhuafa dengan semangat mengikuti pelatihan membuat kue dari ubi ungu bersama Neni Sukmayani, pendiri Komunitas Bakul Kue Rumahan Indonesia.

Dengan telaten, Ibu Neni atau akrab disapa Teh Nenis ini, mengajarkan para ibu membuat Kue Widaran Keju, Kue Garpu dan nugget. Dipilihnya ubi ungu, salah satunya karena murah dan dapat dikreasikan menjadi makanan. Apalagi di Bekasi, ubi ungu masih mudah didapatkan.

Selesai berlatih membuat kue, peserta juga mendapat motivasi kewirausahaan dari Yurnia Indriasari, pengusaha ayam potong, Ayam Karkas. Indri bercerita bagaimana ia berjuang menjual sepuluh ton ayam padahal saat itu ia belum punya pelanggan dan baru pertama kali membuka usaha.

“Yang penting jangan takut, Bu. Mulai saja. Ibu juga harus punya tujuan yang kuat supaya kalau menemui hambatan, Ibu tetap semangat,” ujar lulusan Universitas Trisakti ini.

Untuk saat ini, BMH akan menyelenggarakan Sekolah Ibu Hebat di Jabodetabek dan selanjutnya akan menyasar daerah-daerah lain di Indonesia. (Lam)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Temui DPR, Koalisi Buruh Desak RUU Ketenagakerjaan Batasi Kerja Kontrak Maksimal Satu Tahun dan Kembalikan Upah Minimum Berdasarkan Survei KHL

30 Juli 2026 - 04:26 WIB

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Trending di Berita Terbaru