BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 21 Des 2017 10:21 WIB ·

RSUD kota Bekasi Bantah Dokter Ortopedi Tolak Tangani Pasien BPJS


 RSUD kota Bekasi Bantah Dokter Ortopedi Tolak Tangani Pasien BPJS Perbesar

Kepala Bidang Keperawatan RSUD kota Bekasi dr. Sudirman membantah pihaknya menolak pasien BPJS Kesehatan. Menurutnya dokter merujuk pasien ke RS. Persahabatan Jakarta Timur lantaran peralatan di RSUD kota Bekasi kurang lengkap.

Dokter menilai kondisi pasien sangat memerlukan penanganan rumah sakit tipe A yang lebih lengkap sarananya serta memiliki tenaga medis yang lebih kompeten. Hal itu ia katakan kepada bekasimedia.com lewat pesan selulernya, Kamis (21/12/2017).

“Bahwa tidak benar kalau dokter ortopedi tidak mau menangani Pasien karena BPJS , yang benar adalah Pasien dirujuk ke RS Persahabatan karena kondisi penyakitnya cukup berat dan memerlukan penanganan di rumah sakit tipe A yang lebih lengkap sarananya dan tim dokternya yang lebih kompeten,” sangkalnya.

Sebelumnya insiden korban kecelakaan lalu lintas yang menimpa Ardi terjadi sejak Ahad (17/12) kemarin. Ardi merupakan korban tabrak lari di Jalan Bojong Kulur, Vila Nusa Indah Dua, kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Muhammad Ardi Fathurrahmaan, (17) dilarikan ke RSUD kota Bekasi dengan menggunakan jaminan kartu manfaat BPJS kesehatan. Namun malangnya kata Ayung, ayahnya, pasien harus dirujuk karena biaya pengobatannya yang cukup mahal, akan tetapi pihak RSUD tidak memberikan sekaligus surat rujukannya.

Menurut penuturan orangtua pasien, RSUD telah mengklarifikasi bahwa mereka belum memiliki alat untuk pemeriksaan jaringan syaraf. “itu dasarnya beliau (dokter yang menolak) merujuk, dan pihak RS sudah meminta maaf,” tukas orangtua Pasien, Ayung.
(Dns)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Temui DPR, Koalisi Buruh Desak RUU Ketenagakerjaan Batasi Kerja Kontrak Maksimal Satu Tahun dan Kembalikan Upah Minimum Berdasarkan Survei KHL

30 Juli 2026 - 04:26 WIB

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Trending di Berita Terbaru