BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 11 Des 2017 12:46 WIB ·

Duta Besar Palestina Berterima Kasih kepada Rakyat Indonesia


 Duta Besar Palestina Berterima Kasih kepada Rakyat Indonesia Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Duta Besar Terpilih dari Palestina, Zuhair Al-Shun menyatakan rasa bangga terhadap pemerintah Indonesia karena sudah berjuang mendukung kemerdekaan Palestina.

“Dari kalbu yang paling dalam, terima kasih kepada rakyat Indonesia yang telah berjuang untuk rakyat Palestina. Apa yang disampaikan oleh rakyat Indonesia adalah sikap yang berani dan bentuk kepahlawanan, berani sebagai bentuk dukungan kepada Palestina,” katanya dalam acara pertemuan Organisasi Lintas Agama di Gedung CDCC, Jakarta, Senin (11/12/2017).

Zuhair menegaskan bahwa Yerusalem adalah Ibukota Palestina, tempat kelahiran Nabi Isa dan merupakan saksi sejarah perjalanan Nabi Muhammad ketika Isra’ dan Mi’raj.

“Yerusalem Ibukota Palestina, terdapat tempat kelahiran Nabi Isa, tempat Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW.,” tegasnya.

Ia menyatakan apa yang dikatakan Trump tidak mengubah kondisi di Palestina.

“Sampai saat ini Palestina masih dikuasai Israel. Hak asasi rakyat Palestina tidak berubah haknya walaupun ada pernyataan mengubah ibukota Yerusalem,” tegasnya.

Keputusan tak akan mengubah sejarah bahwa Yerusalem adalah ibukota palestina, kata Zuhair, pernyataan Donald Trump tidak bisa dibenarkan dan harus ditolak.

“Status hak Palestina adalah tetap yaitu merdeka,” tegas Zuhair.

Di tempat yang sama, Romo Franz menyatakan Keputusan Donal Trump sendiri telah menafikan Amerika Serikat sebagai mediator dalam proses perdamaian Palestina.

“Pernyataan Trump melawan peraturan dan ketentuan internasional,” kata Romo Franz, “dan melanggar resolusi PBB,” sambungnya.

Oleh karena itu ia sependapat dan mendukung pernyataan sikap bersama tokoh lintas agama lainnya terhadap Palestina.

“Saya sepenuhnya mendukung pernyataan hari ini. Kita harus berjuang agar Palestina mendapat kemerdekaannya,” tegas Romo yang dalam pertemuan tersebut berpakaian putih.

Ia juga mendesak Amerika untuk mencabut pernyataannya karena Amerika Serikat sebagai mediator konflik dengan Israel.

“Seharusnya ia mengambil keputusan sesudah berkompromi dengan negara lain, bukan tanpa melihat negara sekitarnya. Dengan pernyataan itu maka rakyat Palestina pasti menolak pernyataan trump,” katanya.

Ia menyarankan agar pemerintah Amerika harus sadar efek konflik Timur Tengah berpengaruh pada dunia.

“Indonesia harus berperan besar mengajak negara anggota OKI untuk menekan negara-negara lain dalam membuat pernyataan sehingga membuat peran Amerika menghilang,” katanya.

Persatuan Gereja Indonesia, kata Romo, juga telah mengambil jalur ke gereja di Amerika untuk mendesak trump mencabut pernyataannya.(i)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Temui DPR, Koalisi Buruh Desak RUU Ketenagakerjaan Batasi Kerja Kontrak Maksimal Satu Tahun dan Kembalikan Upah Minimum Berdasarkan Survei KHL

30 Juli 2026 - 04:26 WIB

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Trending di Berita Terbaru