BEKASIMEDIA.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 19 Sep 2016 20:26 WIB ·

SMKN 3 Kota Bekasi Berinovasi Lahirkan Calon Lulusan Berkualitas


 SMKN 3 Kota Bekasi Berinovasi Lahirkan Calon Lulusan Berkualitas Perbesar

BEKASIMEDIA.COM- SMKN 3 Kota Bekasi terus berinovasi mencetak siswa yang berkualitas. Para siswa terus diberikan praktik dan juga teori yang nantinya akan membawa mereka ke dunia industri yang profesional.
Siswa di SMKN 3 Kota Bekasi, dalam satu minggu mendapatkan tambahan praktik di samping teori di masing-masing jurusan. Selain itu, siswa SMKN 3 Kota Bekasi diberikan kebebasan untuk melakukan hal-hal yang menunjang prestasi mereka dalam prestasi akademik dan juga non akademik.
Menurut kepala SMKN 3 Kota Bekasi, Sugiyono, SMKN 3 Kota Bekasi sudah menerapkan kurikulun 2013, di mana di dalam kurikulum tersebut menyebutkan bahwa siswa diwajibkan mengikuti pelajaran hingga sore, karena dalam satu minggu mereka diberikan pelajaran sebagai bekal mereka setelah lulus, karena akan bersaing dengan tenaga asing di dunia industri yang profesional.
“Siswa SMK tujuan akhirnya adalah sebagai pekerja, maka dari itu kami mencoba dan pastinya memberikan pendidikan yang berkualitas sesuai dengan masing-masing jurusan yang ada di SMKN 3 Kota Bekasi,” ujarnya.
Lebih jauh, Sugiyono menambahkan, bahwa para siswa mereka menerima pelajaran seminggu 24 jam dan setiap pelajaran mereka mendapatkan waktu 45 menit, jadi untuk SMK dengan waktu tersebut bisa sangat produktif karena dari pagi hingga sore mereka bisa menerima teori dan langsung juga bisa dipraktikkan.
“Kita tidak bisa menjalankan dua shift, karena dengan durasi 45 menit setiap pelajaran bisa sangat efektif ketika siswa diberi teori juga praktik. Selain itu juga, dengan waktu 45 menit setiap pelajaran siswa bisa merasakan teori langsung praktik karena memang SMK berbeda dengan SMA,” tukasnya.
Sugiyono melanjutkan, seperti halnya siswa jurusan Tata Boga, Setelah mendapatkan teori langsung mengerjakan praktik, bahkan hasil praktik yang mereka lakukan dijual di lingkungan sekolah.
“Siswa tata boga hasil praktiknya dijual ke teman- teman dan juga guru yang yang ada di SMKN 3. Mereka membuat makanan dan hasil penjualan untuk mereka kelola dan untuk membeli bahan, tentunya sekolah juga membantu untuk praktik mereka,” tandasnya. (*)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Temui DPR, Koalisi Buruh Desak RUU Ketenagakerjaan Batasi Kerja Kontrak Maksimal Satu Tahun dan Kembalikan Upah Minimum Berdasarkan Survei KHL

30 Juli 2026 - 04:26 WIB

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Trending di Berita Terbaru