BEKASIMEDIA.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 9 Sep 2016 12:07 WIB ·

Persipasi Akan Kembali Berlaga di 2017


 Persipasi Akan Kembali Berlaga di 2017 Perbesar

Bekasimedia- Manajemen Persatuan Sepak Bola Indonesia Patriot Bekasi (Persipasi) yang dipegang oleh PT Patriot Indonesia, mengumumkan, Persipasi akan kembali hadir mewarnai dunia persepakbolaan Indonesia dan akan mulai berlaga pada tahun 2017 mendatang.
CEO Persipasi, Yulianto menyatakan, memang sebelumnya tim sepak bola kota Bekasi ini sebelumnya sempat vakum karena adanya konflik. Namun status keanggotaan Persipasi di AKSI kembali setelah sidang Pleno oleh PSSI.
“PT Patriot Indonesia selaku manajemen resmi dari Persipasi, kan sebelumnya memang vakum karena ada konflik sepakbola. Namun kemarin setelah pleno oleh PSSI, akhirnya kami mendapat beberapa keputusan bahwa status keanggotaan 7 klub yang tergabung di AKSI dan akan dikembalikan pada kompetensi utama. Kami juga akan mulai kembali mengikuti pertandingan pada 2017 nanti,” ujar Yulianto, Kamis (8/9) sore.
Adapun tujuh klub persatuan sepakbola anggota AKSI yang mendapat pemulihan status ialah Arema Indonesia, Persebaya Surabaya, Persewangi Banyuwangi, Persebo Bojonegoro, Persema Malang, Lampung FC, dan Persipasi Kota Bekasi. Kabar tersebut pun sudah disikapi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi.
“Selain itu, kita tahu bahwa sempat juga terjadi dualisme klub sepakbola di Bekasi. Namun manajemen yang diakui AFC secara legal adalah PT Patriot Indonesia. Sesunggunguhnya Persipasi itu juga tidak pernah ke mana-kemana,” imbuhnya.
Keputusan tersebut, kata dia, bukan untuk PT Patriot Indonesia saja, tapi juga untuk para pecinta sepakbola. Ia menyayangkan, saat Stadion Patriot Chandrabaga sudah jadi, penghuninya malah tidak jelas.
Dalam rapat juga sempat dibahas poin lain yakni tidak boleh ada jual beli lisensi.
“Apapun yang dilakukan kemarin tidak sah dan kedepan akan diperjuangkan supaya praktik-praktik seperti itu tidak ada,” papar dia.
Sementara itu, Direktur Persipasi, Nouval Arrasyid menyatakan, keputusan yang telah dibuat ialah keputusan tertinggi. Itu berarti semua harus menerima, bahkan ia harap walikota pun bisa menerima keputusan tersebut.
“Kita dengan manajemen yang legal ini harus dibangun kembali. Ini harus dijadikan pelajaran dan jalan keluar dari semrawutnya persepakbolaan Indonesia. Mari kita samakan tujuannya dan bangun persipasi sebagai klub kebanggaan bekasi. Kita semua anak Bekasi yang mencintai Persipasi sebagai klub kebanggaan Bekasi,” pungkasnya.(she/ib/bmc)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Temui DPR, Koalisi Buruh Desak RUU Ketenagakerjaan Batasi Kerja Kontrak Maksimal Satu Tahun dan Kembalikan Upah Minimum Berdasarkan Survei KHL

30 Juli 2026 - 04:26 WIB

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Trending di Berita Terbaru