BEKASIMEDIA.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 14 Feb 2016 07:38 WIB ·

Bantu Permodalan Koperasi, Pemkot Bekasi Berencana Buat BUMD Jamkrida


 Bantu Permodalan Koperasi, Pemkot Bekasi Berencana Buat BUMD Jamkrida Perbesar

Koperasi ukm
Bekasimedia- Pemkot Bekasi berencana membuat BUMD Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) untuk membantu pembiayaan modal anggota koperasi. Hal ini dilakukan atas latar belakang permasalahan permodalan yang sering dialami koperasi maupun UKM.
Permasalahan permodalan memang seakan tak ada habisnya dalam menunjang roda kemajuan koperasi dan UKM. Banyak dari mereka akhirnya `mati` karena tidak kuat dalam anggunan juga pinjaman pengkreditan oleh pihak swasta.
Hal ini pun disadari pelaku kegiatan koperasi. Sekretaris Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Bekasi Wahyu Hidayat mengakui dari ratusan anggota koperasi yang ada, sebagainnya `mati` karena tidak kuat dalam permodalan. Ia bersyukur Pemkot Bekasi membentuk BUMD Jamkrida.
“Kita mencatat ada sekitar 900 anggota koperasi, tapi sebagian sudah tidak aktif lagi kerena masalah modal,” ujar Wahyu saat ditemui di acara Rakerda 1 Dekopinda Bekasi di Hotel Merapi Merbabu, Sabtu (13/2).
Wahyu menjelaskan, tahun ini Dekopinda Kota Bekasi akan menargetkan pembentukan koperasi baru dalam menjawab pertumbuhan masyarakat berjiwa koperasi.
“Tahun ini kita menargetkan 150 anggota koperasi baru, termasuk juga koperasi yang sudah tidak aktif lagi akan kita bina,” terangnya.
Sementara Kepala Disperindagkop Kota Bekasi Aceng Sholahudin menyatakan kedepan para anggota koperasi akan terbantu dengan BUMD yang bergerak dalam bantuan pembiayaan kredit modal bagi anggota koperasi dan UKM tersebut.
“Masalah yang terjadi adalah anggota koperasi dan UKM kesulitan untuk peminjaman modal kredit, karena tidak memiliki anggunan,” kata Aceng seusai menghadiri pembukaan Rapat Kerja Daerah 1 Dekopinda Bekasi di Hotel Merapi Merbabu.
Kata Aceng, rencana pembentukan BUMD Jamkrida akan masuk dalam Rencana kerja (Renja) 2017 sehingga diharapkan pada tahun 2018 BUMD tersebut sudah berjalan.
“Tahun ini kita masukkan di Renja 2017, sehingga mudah-mudahan 2018 BUMD Jamkrida sudah dibentuk,” jelasnya.
Nantinya, lanjut dia, satu koperasi dapat melakukan pinjaman modal sekitar Rp. 150 juta ke BPR Syariah Patriot. Dengan alokasi dana ke BPRS Patriot setiap tahunnya berkisar Rp. 10 Miliar. (dns)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Temui DPR, Koalisi Buruh Desak RUU Ketenagakerjaan Batasi Kerja Kontrak Maksimal Satu Tahun dan Kembalikan Upah Minimum Berdasarkan Survei KHL

30 Juli 2026 - 04:26 WIB

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Trending di Berita Terbaru