BEKASIMEDIA.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 3 Feb 2016 16:11 WIB ·

Film "Siti", Cerita Sederhana yang Memukau


 Film "Siti", Cerita Sederhana yang Memukau Perbesar

IMG-20160203-WA0013
Bekasimedia – Film SITI dinobatkan sebagai film terbaik dan membawa pulang tiga Piala Citra pada ajang Festival Film Indonesia di antaranya adalah kategori Film Terbaik, Penulis Skenario Asli Terbaik, dan Penata Musik Terbaik. Selain di tanah air film Siti juga memenangkan berbagai penghargaan di festival film mancanegara.
Film Siti sendiri bercerita tentang ibu muda bernama Siti, seorang penjual Peyek Jingking di Parangtritis. Sejak suaminya sakit sepulang melaut, dan utang keluarga semakin menumpuk, Siti akhirnya memilih menjadi pemandu karaoke. Sejak saat itulah suami Siti, Bagus tidak lagi bicara padanya. Karaoke tempat Siti bekerja sempat ditutup polisi namun Siti bertemu seorang polisi yang akhirnya jatuh hati padanya.
Penghargaan yang diterima Siti ini sangat mengejutkan sutradara dan produsernya. Pasalnya, Eddie Cahyono sang sutradara film SITI tidak membayangkan atau mengharapkan apapun kecuali film SITI dapat “bertemu” dengan penontonnya.
Dengan pemain yang baru menginjakan kaki di dunia perfilman sangat tidak mudah untuk memainkan peran. Pemilihan pemain, kata Eddie tetap dengan melakukan casting. Dipilih mana yang sekiranya cocok. Misal tokoh Sri, adalah asli penyanyi dangdut.
Eddie menyampaikan bahwa sangat berat memilih pemain untuk peran Siti karena tonggak keberhasilan film ada di tangan pemeran utama. Sekar Sari, sang pemeran Siti dipanggil dua minggu sebelum syuting. Pada awalnya Sekar adalah pilihan kedua, tetapi karena pilihan pertama mengundurkan diri maka Sekar yang menjadi pilihan sutradara selanjutnya.
Film Siti yang dikemas dengan konsep hitam putih selain menggambarkan kehidupan Siti yang tidak berwarna juga karena budget yang minim. Tapi hal ini tidak membuat Eddie patah semangat dalam melanjutkan film tersebut sampai menemukan ide bahwa film Siti memang harus berwarna hitam putih.
“Sejujurnya kami benar-benar nggak pakai lighting karena memang ini film dengan budget minim. Lalu kita pilih hitam putih agar Feel-nya dapet juga,” ujar Eddie usai nobar dan Cinema Talk di Rumah Film Indonesia, Blitz BCP. (JJ1)
Image by Google

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Temui DPR, Koalisi Buruh Desak RUU Ketenagakerjaan Batasi Kerja Kontrak Maksimal Satu Tahun dan Kembalikan Upah Minimum Berdasarkan Survei KHL

30 Juli 2026 - 04:26 WIB

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Trending di Berita Terbaru