BEKASIMEDIA.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 31 Jan 2016 23:40 WIB ·

Komisi D DPRD: Anggota Opel Bekasi Harus Jadi Agen Perubahan di Tengah Gaya Hidup Hedonis


 Komisi D DPRD: Anggota Opel Bekasi Harus Jadi Agen Perubahan di Tengah Gaya Hidup Hedonis Perbesar

IMG_5291
Bekasimedia – Mubes dan Pelantikan Pengurus Organisasi Pelajar (Opel) Kota Bekasi dilaksanakan hari ini (31/1) di Balai Patriot Kota Bekasi. Acara ini dihadiri oleh beberapa tokoh salah satunya anggota dewan dari DPRD Kota Bekasi, Daddy Kusradi selaku Sekretaris Komisi D DPRD. Sekretaris Komisi yang mengurusi salah satunya bidang pendidikan tersebut hadir untuk memberikan sambutan.
Menurut Daddy Kusradi, kegiatan semacam ini dapat membantu menambah kepercayaan diri pelajar. Selain itu, kata Daddy, organisasi pelajar membantu membentengi jiwa para pelajar dari hal-hal negatif. Karena saat ini tengah marak LGBT dan juga beredarnya produk-produk aneh di pasaran yang menyasar para pelajar.
“Organisasi ini memang tempat untuk mempersiapkan adik-adik untuk terjun ke masyarakat dengan dibekali oleh beberapa keahlian supaya minimal mereka bisa berbicara dan tidak canggung di depan masyarakat Ini dan kegiatan ini menjadikan peserta sebagai agen perubahan di saat banyaknya pemuda-pemudi hidup hedonis di mana ada pandangan bahwa kesenangan atau kenikmatan merupakan tujuan hidup,” ujar Daddy saat diwawancarai bekasimedia di Balai Patriot (31/1).
Di sisi lain, Daddy Kusradi berharap para pelajar ini di sekolah bisa menjadi pengontrol kebijakan sekolah sekaligus wadah advokasi bagi teman-temannya yang merasa kesulitan, misalnya dalam mendapatkan bantuan-bantuan pendidikan.
“Mereka harus ikut mengawasi bagaimana program kegiatan yang ada anggarannya seperti BSM atau bantuan siswa miskin itu, kan, bantuan keuangan yang diberikan pemerintah kepada siswa miskin , mereka harus mengetahui sekolahnya ada berapa siswa tidak mampu dan siswa tersebut menerima uangnya atau tidak dan itu harus dibuat catatanya, mereka harus bisa meng-advokasi dan berani menyuarakan,” imbuhnya.
Adapun bentuk bantuan atau dukungan pemerintah selama ini kepada 3 Opel kata Daddysudah tersalurkan dengan baik sehingga acara-acara semacam itu bisa berjalan lancar.
“Sudah adanya anggaran untuk kegiatan pelajar dan kami dari DPRD akan mengontrol dan mengawasi apabila ada anggaran yang tidak tepat sasaran,” pungkasnya. (JM2)

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Temui DPR, Koalisi Buruh Desak RUU Ketenagakerjaan Batasi Kerja Kontrak Maksimal Satu Tahun dan Kembalikan Upah Minimum Berdasarkan Survei KHL

30 Juli 2026 - 04:26 WIB

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Trending di Berita Terbaru