BEKASIMEDIA.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 14 Jan 2016 19:03 WIB ·

KA KAMMI: Aksi Terorisme Bukan Bagian Dari Ajaran Islam


 KA KAMMI: Aksi Terorisme Bukan Bagian Dari Ajaran Islam Perbesar

image
Bekasimedia – Keluarga Alumni KAMMI mengutuk keras aksi terorisme yang terjadi pada tanggal 14 Januari 2016 di kawasan perbelanjaan Sarinah Thamrin Jakarta hari ini.
“Teror ini sangat kejam dan tidak berperikemanusiaan, karena penyerangan ini menyebabkan korban dari masyarakat yang tidak bersalah dan korban kepolisian yang sedang bertugas melayani masyarakat,” ujar Ketua Presidium KA KAMMI, Fitra Arsil di Jakarta.
Menurut Fitra, Aksi terorisme ini juga menyebabkan trauma dan ketakutan massal, menyebabkan ketidakstabilan ekonomi dan mengganggu situasi politik dan keamanan dalam jangka panjang.
Namun demikian, lanjut Fitra, KA KAMMI ikut bangga dengan pihak kepolisian dan unsur keamanan lainnya yang telah melumpuhkan aksi terorisme ini dengan cepat. Juga bangga dengan masyarakat  dan media yang ikut membantu.
Di sisi yang lain, KA KAMMI juga menyatakan bahwa aksi terorisme yang berada tepat di jantung ibukota, merupakan sinyal daruratnya kondisi keamanan negara serta menggambarkan kondisi  BIN (Badan Intelejen Negara) yang tidak mampu menangkap sinyal lebih awal dari aksi terorisme.
“KA KAMMI sebagai elemen bangsa menyatakan bahwa aksi terorisme ini bukanlah bagian dari ajaran Islam,” imbuhnya.
Karena Islam, jelas Fitra, mengajarkan tentang perlindungan hak, jiwa dan kehormatan rakyat, serta keamanan dan kedamaian hidup warga negara.
Selanjutnya, KA KAMMI menyerukan kepada Presiden agar peristiwa penyerangan teroris pada warga ini dijadikan sebagai hari berkabung nasional. “Sembari kita bahu membahu untuk memupuk optimisme dan keberanian melawan teror,” jelasnya.
KA KAMMI menyerukan kepada pihak keamanan agar peristiwa teror ini jangan pernah dijadikan sebagai pintu masuk untuk memberangus aktivis Islam yang murni berdakwah menyebarkan kebaikan bagi sekalian alam.
Seruan lainnya, KA KAMMI menyerukan agar bangsa Indonesia tetap fokus pada agenda besar nasional seperti nasionalisasi Freeport dan pemberantasan korupsi.
“Sekali lagi, mari kita jaga persatuan dan kesatuan, kedepankan sikap toleransi dan kecintaan kita pada saudara sebangsa. Mari bersama kita jadikan Indonesia seperti taman kehidupan yang indah. Tak ada lagi terorisme, tak ada lagi kekerasan,” pungkas Fitra mewakili Presidium KA KAMMI dalam keterangan persnya. (eas)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Temui DPR, Koalisi Buruh Desak RUU Ketenagakerjaan Batasi Kerja Kontrak Maksimal Satu Tahun dan Kembalikan Upah Minimum Berdasarkan Survei KHL

30 Juli 2026 - 04:26 WIB

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Trending di Berita Terbaru