BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 8 Agu 2021 11:35 WIB ·

Tim PKM dan Mahasiswa Fakultas Teknik UNISMA Bekasi Bantu Pembuatan Sistem Informasi Masjid Berbasis Website di PJR


 Tim PKM dan Mahasiswa Fakultas Teknik UNISMA Bekasi Bantu Pembuatan Sistem Informasi Masjid Berbasis Website di PJR Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Pandemi COVID-19 mempengaruhi segala aspek kehidupan di seluruh dunia yang tren
penambahannya di Indonesia terus meningkat (Handayanto & Herlawati, 2020; Herlawati, 2020).
Salah satu aspek yang terdampak adalah dalam peribadatan di mana aturan Pemberlakuan Pembatasan
Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 hingga tulisan ini dibuat masih diberlakukan.

Remaja masjid sebagai ujung tombak semaraknya aktivitas di mesjid tidak bisa optimal melakukan kegiatan seperti ketika
kondisi sebelum pandemi, misalnya pada pengabdian-pengabdian pada masyarakat yang lalu untuk
meningkatkan jiwa kepemimpinan remaja-remaja masjid (Susanto, 2016) maupun kemampuan dalam
manajerial pengelolaan masjid (Riska Fii Ahsani, 2019). Dengan alasan tersebut di atas, maka peran
perguruan tinggi sangat diperlukan lewat divisi pengabdian kepada masyarakatnya. Universitas Islam
‘45’ Bekasi, salah satu institusi berbasiskan keislaman menyadari hal tersebut dan mengirimkan tim
pengabdian untuk membantu mengimplementasikan metode online dalam aktivitas di masjid,
khususnya untuk lembaga Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) pada Yayasan Al-Ukhuwwah Puri Juanda Regency (PJR).

Sebagian besar pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan saat ini berbasis online, misalnya
untuk membantu guru-guru dalam memanfaatkan aplikasi tertentu, seperti mentimeter (Herlawati et
al., 2021), penerapan andorid untuk bisnis online di kalangan guru (Samsiana et al., 2020), dan lain-lain. Berbeda dengan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan sekali dalam satu semester (6
bulan), penelitian dalam artikel ini dilakukan berkelanjutan dimulai dari pembuatan website, pelatihan,
hingga pendampingan.

“Penggunaan aplikasi online saat ini sudah tidak dapat dihindari lagi, apalagi dengan kondisi pandemi
yang masih melanda hingga saat ini. Pengabdian pada masyarakat oleh tim PPM Universitas Islam
’45’ Bekasi dengan mitra Yayasan Al-Ukhuwwah Puri Juanda Bekasi menghasilkan luaran berupa
pembuatan sistem informasi masjid berbasis web disertai pelatihan dan pendampingan. Hasil
pengabdian menunjukan pengguna dapat menjalankan aplikasi dan kuesioner menunjukan puas
dengan kinerja sistem yang diusulkan.
Hanya saja perlu survey lagi ke depan mengingat konten yang
ada saat ini masih sedikit,” ujar Dadan Irwan selaku ketua tim PKM melalui keterangan tertulis.

“Pengabdian pada masyarakat ini berjalan dengan lancar atas dukungan dari Lembaga Penelitian dan
Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam ‘45’ Bekasi dan Yayasan Al-Ukhuwwah Puri
Juanda Regency (PJR) Bekasi,” tukasnya.

Masjid Al Ukhuwah

Masjid Al-Ukhuwwah merupakan masjid yang baru dibangun dan belum lama selesai renovasi di
dalam lingkungan perumahan Puri Juanda Regency (PJR) Bekasi, Jawa Barat. Gambar 1 menunjukan
lokasi masjid tersebut. Selain melakukan renovasi besar-besaran, masjid ini pun baru memiliki
legalitas yayasan. Atas informasi dari salah satu anggota yayasan maka diajukanlah kerja sama
dengan Universitas Islam ‘45’ Bekasi dalam bantuan dukungan pembuatan website agar dapat dikenal
lebih banyak lagi di masyarakat global.
Kondisi pandemi COVID-19 sangat mempengaruhi kelancaran acara pengabdian kepada masyarakat.

Selain itu, kebutuhan akan sistem informasi sangat terasa ketika segala hal harus dilaksanakan secara
daring. Selain itu, kemampuan anggota DKM yang masih awam dengan dunia online membutuhkan
usaha untuk melatih mereka dalam mengoperasikan sistem informasi masjid yang diusulkan.

Pelaksanaan pengabdian pada masyarakat telah berlangsung hampir satu tahun. Enam bulan pertama
fokus ke desain dan perancangan sistem informasi berbasis web. Dari tahap awal diperoleh hasil
berupa rancangan desain, serta nama domain: http://alukhuwwahpjr.org. Gambar 4 memperlihatkan
tampilan web yang siap digunakan oleh DKM Masjid Al-Ukhuwwah Puri Juanda Regency Bekasi. Sumber: Hasil Penelitian (2021)

Tahap implementasi dilakukan dengan serah terima secara virtual. Ketua yayasan secara simbolik
menerima website yang akan digunakan untuk melaksanakan aktivitas masjid secara online oleh
Dekan Fakultas Teknik

Dalam implementasinya, pengabdian dilaksanakan dalam tiga tahap yaitu kunjungan perdana untuk
analisa kebutuhan, pembuatan sistem informasi masjid berbasis web, dan pelatihan. Dalam
penerapannya, tim tetap memantau dan melakukan pendampingan agar dapat diketahui kendala apa
saja dan juga apa yang perlu ditambahkan untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas sistem.

Tahap Awal

Tahap awal merupakan kelanjutan dari informasi adanya mitra yang membutuhkan sistem informasi dalam
aktivitas di masjid. Agar lebih jelas, tim berkunjung ke Masjid Al-Ukhuwwah dengan tetap menjaga protokol
kesehatan (Prokes) mengingat kondisi COVID-19 yang masih terus bertambah. Tim Pengabdian Pada

Masyarakat (PPM) sendiri sebagian besar berkolaborasi dalam bentuk online, baik lewat meeting online,
maupun dengan aplikasi-aplikasi teks seperti Whatsapp (Gambar 3).
Sumber: Dokumentasi Tim PPM (2021)

Pembuatan Web

Berdasarkan analisa kebutuhan pada tahap awal maka dibuatlah website dengan rincian menu-menu antara lain:
beranda, tentang kami, dakwah, berita, sosial, pendidikan, kesehatan, kuesioner dan galeri. Manajemen konten
dibuat dengan modifikasi dari wordpress. Alasan penerapan model tersebut adalah kemudahan dalam
kustomisasi web sehingga mempermudah pengguna. Jenis web diharapkan dinamis, yaitu tampilan yang baik
ketika dibuka lewat laptop/komputer maupun ponsel/handphone.

Implementasi

Tahap terakhir ini berisi penyerahan website ke pihak DKM. Selain itu pelatihan perlu dilakukan untuk
memudahkan pengguna dalam menjalankan sistem informasi. Seluruh pengguna diharapkan mengikuti pelatihan
tata cara penggunaan Web, dimulai dari upload konten, modifikasi konten, dan hal-hal lain seperti format video,
link Youtube dan lain-lain.

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru