fbpx

RSUD kota Bekasi Bantah Dokter Ortopedi Tolak Tangani Pasien BPJS

Kepala Bidang Keperawatan RSUD kota Bekasi dr. Sudirman membantah pihaknya menolak pasien BPJS Kesehatan. Menurutnya dokter merujuk pasien ke RS. Persahabatan Jakarta Timur lantaran peralatan di RSUD kota Bekasi kurang lengkap.

Dokter menilai kondisi pasien sangat memerlukan penanganan rumah sakit tipe A yang lebih lengkap sarananya serta memiliki tenaga medis yang lebih kompeten. Hal itu ia katakan kepada bekasimedia.com lewat pesan selulernya, Kamis (21/12/2017).

“Bahwa tidak benar kalau dokter ortopedi tidak mau menangani Pasien karena BPJS , yang benar adalah Pasien dirujuk ke RS Persahabatan karena kondisi penyakitnya cukup berat dan memerlukan penanganan di rumah sakit tipe A yang lebih lengkap sarananya dan tim dokternya yang lebih kompeten,” sangkalnya.

Sebelumnya insiden korban kecelakaan lalu lintas yang menimpa Ardi terjadi sejak Ahad (17/12) kemarin. Ardi merupakan korban tabrak lari di Jalan Bojong Kulur, Vila Nusa Indah Dua, kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Muhammad Ardi Fathurrahmaan, (17) dilarikan ke RSUD kota Bekasi dengan menggunakan jaminan kartu manfaat BPJS kesehatan. Namun malangnya kata Ayung, ayahnya, pasien harus dirujuk karena biaya pengobatannya yang cukup mahal, akan tetapi pihak RSUD tidak memberikan sekaligus surat rujukannya.

Menurut penuturan orangtua pasien, RSUD telah mengklarifikasi bahwa mereka belum memiliki alat untuk pemeriksaan jaringan syaraf. “itu dasarnya beliau (dokter yang menolak) merujuk, dan pihak RS sudah meminta maaf,” tukas orangtua Pasien, Ayung.
(Dns)

Be the first to comment on "RSUD kota Bekasi Bantah Dokter Ortopedi Tolak Tangani Pasien BPJS"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: