BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 2 Des 2017 06:30 WIB ·

#ReuniAkbar212, KH Didin Hafidhuddin: Kembangkan Terus Ekonomi Syariah


 #ReuniAkbar212, KH Didin Hafidhuddin: Kembangkan Terus Ekonomi Syariah Perbesar

BEKASIMEDIA.COM– KH Didin Hafidhuddin hadir dan berorasi dalam Reuni Akbar 212 di Monas Jakarta, Sabtu (2/12/17) pagi. Ulama yang pernah memimpin Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) ini menyebut silaturahmi Reuni 212 merupakan kenikmatan luar biasa yang anugerahkan oleh Allah SWT.

“Mereka yang mencemooh Reuni 212 tidak akan merasakan kenikmatan seperti ini. Hanya kita yang bisa merasakan ini yang datang sejak kemarin, semalam, tadi pagi melaksanakan qiyamul lail, melaksanakan sholat shubuh berjamaah, berdoa dan berzikir merasakan kenikmatan oleh Alloh SWT,” ujarnya.

Reuni 212 ini, lanjut Didin, adalah energi positif yang diberikan Allah kepada orang orang yang beriman.

Oleh karena itu, katanya, alumnus 212 harus mempertahankan nikmat itu, “kita persatukan hati kita persatukan pikiran kita, kita persatukan amaliyah kita. tidak ada kekuatan manapun yang bisa mengalahkan persatuan dan kesatuan hati,” lanjut salah satu tokoh pendiri Partai Keadilan di tahun 1997 yang kini bermetamorfosis menjadi PKS.

“Persatuan dan kesatuan pada tahun yang lalu. Tahun yang lalu kita di sini kita memohon kepada Allah, pertolongan kepada Allah agar mempunyai pimpinan seorang muslim yang taat dan pak gubernur ada pada hari ini. Insya Allah di tahun ke depan akan ada Gubernur, Walikota yang suka sholat berjamaah.Tadi kita mendengar deklarasi sholat shubuh mari kita meramaikan di mesjid mesjid. Dengan harapan dengan berjamaah di mesjid, kita bisa berjamaah dalam berekonomi, politik. Ekonomi kita ekonomi berjamaah bukan ekonomi kapitalis, bukan ekonomi yahudi, bukan ekonomi ribawi,” ujarnya.

Ekonomi kapitalis, menurut Didin ternyata tidak kuat. Bukan melahirkan kesejahteraan yang ada kesenjangan. Oleh karena itu harus ada keinginan kuat untuk menguatkan sistem ekonomi syariah. “Mulai sekarang kita bertekad hanya untuk membeli dari orang orang Islam.”

“Sekarang ekonomi merasakan kemunduran karena dipegang oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab. Dengan 212 ini akan melahirkan perubahan,” pungkasnya. (i)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Temui DPR, Koalisi Buruh Desak RUU Ketenagakerjaan Batasi Kerja Kontrak Maksimal Satu Tahun dan Kembalikan Upah Minimum Berdasarkan Survei KHL

30 Juli 2026 - 04:26 WIB

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Trending di Berita Terbaru