BEKASIMEDIA.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 26 Nov 2017 02:43 WIB ·

Ada Kolaborasi dadakan di London Discovery Pasundan 2017


 Ada Kolaborasi dadakan di London Discovery Pasundan 2017 Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Latihan bersama jelang pertunjukan ‘Discovery Pasundan 2017’ diadakan Paguyuban Pasundan dengan London Angklung Ensemble (LEA) Sabtu (25/11/17) kemarin di Kedubes Indonesia, London. Kolaborasi ini sangat mendadak untuk ukuran pertunjukan seni. Ini terpaksa dilakukan karena sembilan pemain inti Arumba Paguyuban Pasundan tidak bisa berangkat ke Inggris karena gagal mendapatkan visa. Padahal , Minggu (27/11) ini, Paguyuban Pasundan harus menampilkan beragam seni budaya Sunda di Great Hall Imperial College, London dalam acara ‘Discovery Pasundan 2017’.

Lani Mulani, salah satu pemain LEA bersedia datang seharian untuk berlatih bersama tim Paguyuban Pasundan karena dia merasa kasihan dengan Paguyuban Pasundan. “Begitu mendengar kejadiannya dan diminta membantu, saya segera menyiapkan diri,” jelasnya. Lani memainkan gambang, menggantikan pemain Paguyuban Pasundan. Bersama lima anggota LEA lainnya, Lani menggenapkan grup Arumba ini.

Sampai saat ini, nasib sembilan anggota tim Paguyuban Pasundan masih belum ketahuan. Pada Rabu lalu (23/11), 29 tim Paguyuban Pasundan siap berangkat di Bandara Internasional Sukarno Hatta, tapi hanya 20 saja yang bisa menaiki pesawat. Sisanya tertahan karena visa mereka belum turun walaupun sudah menggunakan pengajuan visa jalur prioritas.

“Kami kecewa karena seharusnya visa prioritas itu diselesaikan dalam waktu 3-5 hari setelah wawancara. Tapi, sampai hari ketujuh, tetap belum ada kejelasan diterima atau ditolaknya,” jelas Irma Rachmawati, salah satu pengurus Paguyuban Pasundan.

Pemain Paguyuban Pasundan sudah dibekali dengan ‘calling visa’ dari Kedubes Indonesia untuk Inggris karena keberangkatan mereka ke Inggris adalah bagian dari tugas negara untuk mengenalkan budaya tradisional Indonesia pada dunia. (mh)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Temui DPR, Koalisi Buruh Desak RUU Ketenagakerjaan Batasi Kerja Kontrak Maksimal Satu Tahun dan Kembalikan Upah Minimum Berdasarkan Survei KHL

30 Juli 2026 - 04:26 WIB

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Trending di Berita Terbaru