BEKASIMEDIA.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 22 Nov 2017 02:21 WIB ·

Kepala Sekolah ini Bermimpi Walikota Bekasi Kunjungi Sekolahnya yang Hampir Roboh


 Kepala Sekolah ini Bermimpi Walikota Bekasi Kunjungi Sekolahnya yang Hampir Roboh Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Pembangunan infrastruktur di kota metropolitan merupakan bagian penting bagi dukungan pemerintah daerah dalam merealisasikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Kota Bekasi l, di tengah masifnya pembangunan di hampir seluruh penjuru kota sedang berbenah diri dalam menggapai tahun investasi dan perekonomian.

Pemerintah kota Bekasi belum lama ini melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan kantor Imigrasi kelas II, Bekasi Utara dan Lapas Bulak Kapal Bekasi Timur sekaligus. Namun yang tak kalah penting adalah rehabilitasi bangunan sekolah.

Seperti halnya sekolah SDN XIII Margahyu, Bekasi Timur. Bangunan sekolah yang genap sudah berusia 25 tahun lamanya kini sudah hampir roboh. Kepala sekolah SDN III Margahayu, Bekasi Timur, Ridwan Fauzie berharap kepala daerah bisa mengunjungi sekolahnya dan melihat anak-anak didik penerus bangsa yang belajar di bawah bangunan tua dan tak lagi layak huni.

“Saya bermimpi pak Walikota Rahmat Effendi datang ke sekolah ini meskipun di luar schedule, saya ingin dia datang tiba-tiba muncul dan itu lebih asli tanpa rekayasa. Saya mau lihat pak Wali ke sini dan melihat bangunan sekolah saya sudah mau roboh di belakang,” ujarnya kepada bekasimedia.com, Rabu (22/11/2017).

Saat ini sudah mau memasuki tahun 2018 kabarnya Sekolah SDN XIII ini akan dibangun total dan rencananya akan mendapatkan pembangunan 12 Ruang Kelas Baru (RKB) namun sampai saat ini belum juga direalisasikan dan katanya nanti akan dilakukan tahun depan (2018).

Anggaran APBD tahun 2018 menurut Ridwan sudah masuk sekitar 2,7 Milyar namun belum ada informasi lebih lanjut. Itu pun merupakan program pembangunan terakhir dan SDN XIII yang merupakan bangunan paling tua, hanya, kata Ridwan raja pantun itu dirinya sering ‘bedakin’ sekolahnya sehingga jadi terlihat masih terawat dan asri.

Jumlah siswa SDN XIII Margahayu yang sekitar 600 orang. Menurut Ridwan Fauzie yang baru memimpin 2 tahun, bangunan sekolah tersebut dibangun sejak 25 tahun yang lalu hingga kini belum pernah tersentuh perbaikan apalagi rehabilitasi besar-besaran, sedangkan sekolah ini mengikuti lomba Adiwiyata Nasional mewakili tingkat provinsi Jawa Barat. (Dns)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Temui DPR, Koalisi Buruh Desak RUU Ketenagakerjaan Batasi Kerja Kontrak Maksimal Satu Tahun dan Kembalikan Upah Minimum Berdasarkan Survei KHL

30 Juli 2026 - 04:26 WIB

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Trending di Berita Terbaru