BEKASIMEDIA.COM – Wakil Ketua Bidang Politik DPD Pemuda Demokrat Provinsi Jawa Barat, Fery Subagja menanggapi pernyataan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Barat Waras Wasisto yang sebelumnya mengatakan kekalahan calonnya Meiliana Kartika Kadir yang diusung PDI Perjuangan dalam Pilkada Kabupaten Bekasi melawan incumbent Neneng Yasin dan mantan Bupati Saaduddin mengalami penurunan suara. Penurunan suara memang dinilai tidak signifikan karena PDI Perjuangan secara nasional masih memenangkan Pilkada langsung tahun ini.
Menurut Fery kekalahan pada basis teritorial partai moncong putih tersebut harus disikapi secara serius, apalagi Bekasi raya merupakan basis ideologis partai sudah barang tentu menjadi pukulan telak bagi internal partai. Fery menambahkan pihaknya akan mengevaluasi secara integral dan menyeluruh penyebab kekalahan pada Pilkada kabupaten Bekasi kemarin.
“Sekarang kalau ada basis partai di daerah tertentu suara partai tidak masuk tentu something wrong ada sesuatu yang salah, jujur saja kita selaku kader wajib dong menanggapi itu sebagai sebuah pernyatan yang mengatakan tidak bermasalah,” katanya di sela- sela acara konsolidasi internal PDI Perjuangan se-Jawa Barat di lobby Hotel Merapi Merbabu, Jalan Cut Meutia Raya, Rawalumbu kota Bekasi, Jawa Barat.
Lebih lanjut Fery menjelaskan ukuran pencapaian kemajuan bagi partai politik secara nasional di Indonesia hanya dibagi atas 3 kategori, Pileg, Pilpres dan Pilkada. Jadi secara matematis parameternya bisa dilihat, maka Fery meminta kepada ketua badan pemenangan pemilu Jawa Barat ini hendaknya berjiwa besar untuk mengakui kekalahan sebagaimana yang diarahkan oleh Bung Karno, karena dengan begitu akan mudah untuk mengevaluasi lalu kemudian memperbaiki titik lemahnya.
“Ukuran dari sebuah kemajuan daripada capaian partai politik itu di Indonesia takatannya tidak banyak, pertama Pileg secara nasional, kedua pilpres, yang ketiga adalah Pilkada di daerah, kalau di Pertamina takaran itu ukuran pencapaian, jadi tidak bisa Anda bilang takaran anda 1,5 liter lalu Anda bilang itu 1 liter itu namanya jawaban penghindaran, maka berhentilah menghindar dari sebuah tanggungjawab, paling enak dia sebagai kader PDI Perjuangan dia harus berjiwa besar sebagaimana yang diajarkan oleh bung karno, karena dengan anda mengakui maka anda akan lebih mudah untuk memperbaiki sakitnya dimana,” imbuhnya.
“Sekarang logikanya kita balik, kalau daerah non basis anda bisa memenangkan lalu di basis anda sendiri anda kalah, maka kalau kata orangtua dulu apa kata dunia, jadi menurut saya ini sesuatu yang tidak bisa diterima statemen itu, alangkah baiknya disampaikan pengakuan secara jujur kita ternyata tidak melakukan pencapaian sesuai target, adapun kelemahannya adalah disini dan disini, nah itu jauh lebih bagus sehingga evaluasi bisa lakukan secara paripurna,” tutupnya.
Sebelumnya Ketua Fraksi PDIP DPRD Provinsi Jawa Barat, Waras Wasisto, mengatakan dampak kasus Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok, terhadap kekalahan partainya di beberapa pilkada langsung yang digelar di seluruh Indonesia secara umum tidak terlalu signifikan. Menurutnya daerah daerah bukan basis PDIP seperti di Aceh yang tadinya PDIP tidak mempunyai kepala daerah disana kini memiliki 6 kepala daerah dari 15 kabupaten di Aceh. (Dns)
The post Fery Subagja Tolak Statement Waras Wasisto Terkait Kekalahan PDIP di Pilkada Kabupaten Bekasi appeared first on BEKASIMEDIA.COM.
Sumber Suara Jakarta











