BEKASIMEDIA.COM – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Bekasi, dr. Kusnanto menyatakan balita bernama Ramadan Dirfansah yang empat tahun hidup tanpa anus sedang dalam penanganan medis di rumah sakit, tepatnya penanganan Kolostomi atau membuat lubang anus buatan di perut. Kusnanto menekankan, secara medis pembuatan anus buatan memang akan memakan waktu lama.
“Sebenarnya sudah ditangani. Memang butuh waktu secara medis untuk dibuatkan anus buatan. Sekarang sedang dikolostomi dengan membuat lubang anus di perut,” kata Kusnanto, Jumat (10/3).
Saat ditanya perihal pembiayaan selama di rumah sakit, mengingat orangtua korban cukup kesulitan keuangan, Kusnanto mengaku ia sudah berkoordinasi dengan RSUD agar pasien ini bisa dibantu biaya pengobatannya.
“Saya sudah koordinasi dengan RSUD agar dibantu,” tukasnya.
Sebelumnya, Komisi IV DPRD yang diwakili Murfati Lidianto menyatakan adanya kondisi seperti yang dialami balita asal Kampung Poncol, Margahayu tersebut sudah sepatutnya menjadi perhatian pihak terkait dalam hal ini Dinkes Dan RSUD.
Seperti diketahui, orangtua bocah 4 tahun itu mengaku kesulitan keuangan. Ayah Ramadan yang berprofesi sebagai anggota Satpol PP selama ini menyatakan gajinya setiap bulan hampir seluruhnya selalu terpakai untuk biaya perawatan anaknya. Oleh karena itu, ia juga bekerja paruh waktu sebagai pencuci mobil-mobil pejabat. (dns)
The post Kadinkes: Balita tanpa Anus sedang dalam Penanganan Kolostomi appeared first on BEKASIMEDIA.COM.
Sumber Suara Jakarta











