BEKASIMEDIA.COM – Pemerintah terus melakukan terobosan dalam menghadapi kesulitan keuangan/fiskal untuk pembiayaan pembangunan tahun 2017 ini, sayangnya terobosan Pemerintahan Jokowi-JK tidak kreatif dalam mencari sumber pembiayaan negara dan pilihan yang paling mudah bagi pemerintah adalah penambahan Utang Negara dan pemerasan terhadap rakyat dengan kenaikan harga harga kebutuhan yang menyangkut hajat hidup rakyat banyak seperti BBM, Pajak Kendaraan, kenaikan Tarif dasar listirik.
Hal ini disampaikan oleh Aktivis Buruh KSPI, Iswan Abdullah A Siata di Jakarta, Kamis (9/3/17).
Iswan mensinyalir, salah satu hal yang menyebabkan pemerintah untuk terus utang dan peras rakyat karena pemasukan dari pajak sebagai sumber utama pembiayaan APBN terus merosot. “bahkan tahun 2016 hanya mencapai 81% dari target dan prediksi penerimaan pajak tahun 2017 kembali akan menurun dari target karena kondisi daya beli masyarakat masih belum membaik atau masih jatuh”.
Menurut Iswan, ada dua Kebijakan tidak populer Jokowi-JK tahun 2017 dalam mengatasi kesuliatan fiskal, antara lain:
Pertama, Penambahan Utang negara tahun 2017 rencananya RP.597,035 T. Selama pemerintahan Jokowi-JK ada lompatan peningkatan utang Negara yang luar biasa dibandingkan rezim sebelum sebelumnya, hal itu bisa kita simak data berikut:
Jumlah utang negara sampai akhir massa jabatan pemerintahan Sebagai berikut:
– Suharto 67,328 milyar dollar Amerika Serikat.
– Habibi 75,862 milyar dollar Amerika Serikat. .
– Gus Dur 72,197 milyar dollar Amerika Serikat. .
– Megawati 83,3 milyar dollar Amerika Serikat.
– SBY 134,150 milyar dollar Amerika Serikat (10 tahun).
– Jokowi 258,922 milyar dollar Amerika Serikat.
(sumber data outlook ekonomi Republika 22/12/16).
Dari data utang negara tersebut, Jokowi JK selama 2 tahun berhasil melampau jumlah utang penguasa yang pernah memimpin Indonesia selama 69 tahun.
Kedua, kata Iswan, Kenaikan Pajak, Harga BBM dan TDL.
Cara kedua yang paling mudah untuk mendapatkan fress money oleh jokowi-Jk adalah memeras rakyat yang tak berdaya dengan menaikan BBM, dan tarif-Pajak kendaraan bermotor di awal tahun 2017 dan juga kenaikan tarif dasar listrik sebesar untuk 900 VA sebesar 142,53% secara bertahap dengan skema sebagai berikut;
Kenaikan Tarif Listrik Terbaru 2017 (900 W)
Tarif Awal 2016 : Rp 605,-/KWH
Tarif 1 Januari 2017 : Rp 791,-/KWH.
Tarif 1 Maret 2017 : Rp 1,034,-/KWH.
Tarif 1 Mei 2017 : Rp 1,352,-/KWH.
Tarif 1 Juli 2017 : Rp 1,467,28 /KWH (Mengikuti Golongan Nonsubsidi).
“Kita punya pemimpin yang sangat pro rakyat dalam konteks pencintraan berbagai media akan tetapi dalam pelaksanaan aktualnya sangat tidak pro rakyat dan menyengsarakan rakyat. Kata Mbah dukun: Kalau Pemimpin kerjanya hanya utang dan naikkan tarif, dukunpun bisa!” tutup Iswan. (*/eas)
The post Aktivis Buruh: Kesulitan Keuangan, Jokowi Hanya Bisa Utang dan Peras Rakyat appeared first on BEKASIMEDIA.COM.
Sumber Suara Jakarta











