BEKASIMEDIA.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 16 Okt 2016 10:16 WIB ·

Dishub Kota Bekasi: Bajaj Hanya Akan Beroperasi di Permukiman Warga


 Dishub Kota Bekasi: Bajaj Hanya Akan Beroperasi di Permukiman Warga Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Yayan Yuliana menyatakan, uji coba bajaj yang sudah dilakukan adalah bagian dari sosialisasi kepada masyarakat. Dalam hal ini, kata dia pemerintah memang berkewajiban menyediakan alternatif moda transportasi yang menjangkau hingga ke dalam permukiman warga, maka bajaj menjadi satu alternatif yang diajukan Dishub Kota Bekasi.

“Uji coba itu kan bagian dari sosialisasi juga dan bukan hanya coba-coba tapi akan ada tindak lanjut. Adalah kewajiban pemerintah menyediakan alternatif layanan moda transportasi. Maka setelah kita sosialisasikan maka terserah publik mau menggunakannya atau tidak,” kata Yayan.

Yayan melanjutkan, moda transportasi roda tiga ini tidak akan beroperasi di jalan raya namun hanya di dalam wilayah permukiman warga (komplek) yang masih sulit dijangkau dengan angkot atau angkutan umum lainnya.

“Kalau ditanyakan selama ini kan sudah banyak moda transportasi memang benar tapi kan mereka (bajaj) tidak ke jalan raya. Ini hanya akan di dalam lingkungan komplek agar menjangkau dari satu permukiman ke permukiman lainnya,” tukas Yayan.

Atas uji coba ini, DPRD kota Bekasi meminta Dishub mengkaji ulang uji coba bajaj karena jika melihat contoh keberadaan bajaj di Jakarta, misalnya, bajaj merupakan salah satu penyumbang polusi suara dan udara juga menambah parah kemacetan.

Anggota komisi B DPRD kota Bekasi, Reynold mengatakan perlu ada kajian mendalam atas rencana tersebut, apalagi menurutnya bila mengacu pada contoh di kota-kota besar seperti Jakarta, bajaj termasuk penyumbang terbesar kemacetan dan kebisingan serta polusi udara.

“Perlu dikaji lebih mendalam, karena kalau kita mengacu pada Jakarta saja, bajaj di daerah lingkungan masyarakat menciptakan kemacetan dan kebisingan serta polusi udara,” ujarnya.

Menurutnya, yang perlu dilakukan pemerintah kota Bekasi adalah mencarikan solusi yang tepat terkait moda transportasi lingkungan yang tidak menimbulkan efek kemacetan dan kebisingan baru. (dns)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Temui DPR, Koalisi Buruh Desak RUU Ketenagakerjaan Batasi Kerja Kontrak Maksimal Satu Tahun dan Kembalikan Upah Minimum Berdasarkan Survei KHL

30 Juli 2026 - 04:26 WIB

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Trending di Berita Terbaru