fbpx

Ngeri, Tentara Aktif Ini Terkena Peluru Nyasar!

Bekasimedia – Kasus diduga peluru nyasar terjadi di Jatisampurna Kota Bekasi pada hari Selasa (6/7/16) pukul 15.15 WIB. Parahnya, yang menjadi korban adalah seorang tentara aktif, yaitu Serma Budi Bahtiar (52) yang beralamat di Jalan Mess Al komplek Ciangsana Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor.
Menurut saksi-saksi kejadian, Ending Taryudin (52), pedagang pepaya di sekitar lokasi dan Dodi Hildani (19), tukang cukur Asgar (Asli Garut), korban baru datang ke tukang cukur, tiba-tiba saksi melihat korban meminta tolong kepada Ending (saksi 1-red) untuk membuka helmnya sambil meringis kesakitan lalu korban membuka lengan bajunya sebelah kiri dan sudah dalam keadaan terluka dan mengeluarkan darah diduga korban tertembak. Lalu korban dibawa oleh saksi 1 ke rumah sakit ibu dan anak Jatisampurna.
Sesampainya ke RS ibu dan anak Jatisampurna, korban ditangani oleh dokter jaga di unit gawat darurat dan dilakukan rontgen terhadap luka korban, namun peralatan kurang peralatan kurang lengkap selanjutnya korban oleh POM AL ke rumah sakit RSAL Mintoharjo Jakarta Selatan.
Bedasarkan keterangan saksi 1 dan saksi 2 yang ada di TKP bahwa saat kejadian tidak ada bunyi letusan senjata api atau mirip suara petasan dan tidak ada orang yang melintas saat itu.
Keterangan dari kabid humas Polresta Bekasi Kota, Iptu Evi Fatna, pada saat kejadian korban masih berpakaian dinas TNI dan mengendarai sepeda motor. Diduga penembakan tersebut merupakan peluru nyasar, dari foto rontgen peluru yang bersarang di tangan korban adalah peluru mimis.
“Sementara telah dilakukan operasi pada pukul 18.50 wib selasa 6 September 2016 proyektil berhasil dikeluarkan berbentuk peluru senapan angin (mimis) dan korban dlm kondisi baik, untuk pemulihan kondisi korban dirawat inap di RSAL Mintoharjo,” jelas Iptu Evi Fatna. (*/dns)

Be the first to comment on "Ngeri, Tentara Aktif Ini Terkena Peluru Nyasar!"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: