fbpx

Bekasi Urutan Kedua Terbesar Penderita HIV-Aids di Jawa Barat

Bekasimedia- Kota Bekasi menduduki urutan kedua terbesar di Jawa Barat (Jabar) penderita HIV AIDS. Seentara di urutan pertama ada kota Bandung.
Kepala Bidang AKP Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi, dr. Niken mengungkapkan bahwa data terakhir penderita HIV Aids di Kota Bekasi sampai Juni 2016 sebanyak 405 jiwa.
“Data terakhir penderita HIV Aids di Kota Bekasi sampai bulan Juni 2016, untuk HIV sendiri ada 268 dan Aids ada 137 atau totalnya 405 jiwa. Sebelumnya, tahun 2015, totalnya 480 jiwa, 310 penderita HIV dan 170 penderita Aids,” terangnya, Jumat (02/09).
Jumlah penderita HIV Aids di Kota Bekasi sampai akhir tahun 2016 diprediksi akan terus bertambah. Namun hal tersebut, kata dr. Niken, bukan berarti penyebaran virus HIV Aids di Kota Bekasi berkembang pesat melainkan semakin cepatnya deteksi pengidap HIV Aids yang ditemukan oleh petugas medis.
“Kota Bekasi memang menempati urutan kedua tertinggi penderita HIV Aids setelah Kota Bandung. Bukan berarti buruk, itu justru karena layanan HIV Aids di kota Bekasi memiliki banyak akses sehingga bisa cepat ditemukan dan tertangani bila ada temuan penderita HIV Aids,” paparnya.
Dirinya pun menjelaskan garis besar penyebaran HIV Aids yang banyak ditemukan pada penderita HIV Aids. Faktor pertama yakni banyaknya pelaku seks bebas dengan berganti-gantiĀ pasangan tanpa menggunakan alat pengaman (kondom).
“Kedua, melalui jarum suntik yang tidak steril saat digunakan, seperti jarum suntik narkoba, pembuatĀ tatto, tindik, dan sebagainya. Terakhir, ibu hamil penderita HIV yang kemudian menular pada si bayinya,” tukasnya.
Provinsi Jawa Barat menempati posisi empat tertinggi penderita HIV Aids dan menempati posisi kedua tertinggi penularan HIV Aids di Indonesia. Hal ini seperti diungkapkn oleh salah satu pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Bekasi, dr. Ina S Rizal, MARS.
“Untuk penyakit HIV Aids di Indonesia sendiri sejak tahun 1990-2015 memang terus meningkat. Bahkan perkembangannya sampai detik ini, dipastikan tiap dua jam ada satu yang terinveksi HIV Aids di Indonesia. Dan perkembangan HIV Aids sejak tahun 2005-2015 mencapai 184.929 jiwa di Indonesia,” ujarnya.
Penularan HIV juga terus meningkat hingga mencapai 17.075 jiwa atau sekitar 67 persen untuk di Jawa Barat. Dan yang paling rentan terhadap penyakit HIV Aids ialah para remaja berusia 20-29 tahun.(RB)

Be the first to comment on "Bekasi Urutan Kedua Terbesar Penderita HIV-Aids di Jawa Barat"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: