BEKASIMEDIA.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 2 Agu 2016 22:28 WIB ·

MTQ Nasional ke-26, Mataram Mendadak Jadi Kota Santri


 MTQ Nasional ke-26, Mataram Mendadak Jadi Kota Santri Perbesar

Ada pemandangan unik di Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan sekitarnya. Sejak digelar Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-26 yang berlangsung sejak 27 Juli – 07 Agustus 2016, sopir taksi, satpam, penjaga toko, resepsionis hotel hingga tukang parkir beragama Islam, memakai peci bagi laki-laki dan kerudung (jilbab) bagi perempuan.

Ismail misalnya, seorang aopir taksi, saat ditanya mengatakan, bahwa Walikota Mataram, Ahyar Abduh, menyarankan untuk menghargai MTQN, Maka warga Mataram yang beragama Islam, dianjurkan untuk memakai peci dan jilbab.

“Bahkan lagu mars MTQ dinyanyikan sekolah-sekolah dan madrasah-madrasah sejak tanggal 1 Juli kemarin mas,” terang lelaki yang telah 9 tahun menjadi sopir taksi tersebut.

Sementara itu, Zainuddin, salah satu satpam di Mall Kota Mataram juga mengatakan hal yang sama.

“Walikota sini kan Tuan Guru (kiai), gubernur juga Tuan Guru, jadi kami dianjurkan untuk memakai peci dan jilbab,” terang laki-laki asal Mataram berusia 23 tahun tersebut.

Saat ditanya apakah anjuran itu dilakukan dengan sukarela, Maghrip, pegawai salah satu restoran mengatakan, semua telah dikoordinasikan dengan baik dengan manajemen dan dilakukan secara suka rela.

“Ini hanya anjuran untuk menghormati tamu yang sedang mengikuti MTQN. Untuk yang non muslim, tidak dianjurkan,” hanya yang muslim saja,” terang laki-laki asal Lombok Tengah berusia 24 tahun ini, dengan logat khas Mataram.

Saat memasuki mall, hotel dan bahkan taksi, Pinmas menyaksikan, masyarakat Mataram dan NTB menyambut pelaksanaan MTQN ini dengan baik. Bahkan ada yang rela membeli peci hingga Tiga.

Sebelumnya, pada pembukaan MTQN ke-26 di Islamic Center, Sabtu (30/07) malam lalu, Gubernur NTB, TGH Muhammad Zainul Majdi, dalam sambutannya menyampaikan, MTQN ini disambut oleh seluruh masyarakat NTB dengan suka cita, tidak hanya Umat Islam, namun seluruh masyarakat.

“Seluruh kelompok masyarakat NTB menyambut MTQN ini dengan suka cita. Para saudara kita dari Tionghoa, memasang lampion-lampion di jalan, untuk menghormati perlombaan ini. Bahkan saudara kita dari Nasrani memberi surat kepada saya, menyatakan mendukung penuh MTQN. Seraya bertanya, apa yang bisa kami bantu dan harus koordinasi dengan siapa? Semua pihak mendukung dan siap mengamankan MTQN ini,” terang Gubernur.

Gubernur berharap, para tamu yang berkunjung ke NTB, bisa tersenyum saat kembali pulang.

“Kami berusaha memberikan pelayanan terbaik. Ini motivasi kami untuk bekerja lebih keras sebagai bentuk kontribusi nyata kami bagi Indonesia tercinta ini,” imbuh Gubernur. (G-penk/dm/dm).

Sumber: kemenag.go.id

The post MTQ Nasional ke-26, Mataram Mendadak Jadi Kota Santri appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

Sumber Suara Jakarta

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Temui DPR, Koalisi Buruh Desak RUU Ketenagakerjaan Batasi Kerja Kontrak Maksimal Satu Tahun dan Kembalikan Upah Minimum Berdasarkan Survei KHL

30 Juli 2026 - 04:26 WIB

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Trending di Berita Terbaru