fbpx

BK SMAN 12 Bekasi: PIK-R Berdayakan Teman Sebaya Sebagai Konselor

20160215170030
Bekasimedia – Kasus Mode On Festival (Mofest) yang sudah beberapa minggu ini ramai dibicarakan ternyata memberikan dampak tersendiri bagi dunia pendidikan. Banyak sekolah di Bekasi yang kini memperketat pengawasan siswanya.
Menanggapi kasus tersebut guru BK SMAN 12 Bekasi, Anna Barianti memberikan penjelasan mengenai acara yang dianggap layak untuk pelajar saat ini. Lokasi acara tersebut lebih baik berada di lingkungan sekolah dan diketahui dengan baik oleh para guru.
“Di sekolah saja terkadang masih banyak yang melanggar peraturan, seperti peraturan berpakaian. Apalagi kalau acara di luar, harus lebih diawasi,” ujar Anna saat ditemui oleh wartawan Bekasimedia hari Senin (15/02).
Tentunya masa-masa SMP dan SMA adalah masa untuk mengekspresikan diri, namun sudah kewajiban guru sebagai orangtua kedua memberikan pengawasan. Seperti yang dilakukan oleh SMAN 12 Bekasi, yaitu melalui program Pendidikan Ilmu Konseling Remaja (PIK-R).
“Kita para guru memberikan konseling kepada pengurus PIK-R, nanti dari pengurusnya memberikan penjelasan lagi ke teman-temannya. Jadi pendekatannya konselingnya juga bisa melalui sebaya,” demikian penjelasan dari Anna. (JJ2)

Be the first to comment on "BK SMAN 12 Bekasi: PIK-R Berdayakan Teman Sebaya Sebagai Konselor"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: