fbpx

Imlek di Klenteng Tertua Kota Bekasi Padukan Budaya Cina dan Betawi

IMG-20160208-WA0027
Bekasimedia – Senin (08/02), Klenteng tertua kota Bekasi, Hok Lay Kiong ramai oleh umat yang beribadah. Hal ini berkaitan dengan perayaan tahun baru Imlek 2016. Tidak hanya keturunan Tionghoa, warga asli sekitar dan para pedagang juga ikut meramaikan area sekitaran klenteng.
“Perayaan Imlek di sini tidak sekental di Cina karena sudah bercampur dengan budaya Indonesia dan Betawi. Jadi, kami merayakannya dengan saling berkunjung untuk menyambung silaturahmi,” ujar Toto Subiakto, pengurus Klenteng Hok Lay Kiong.
Para jemaat yang datang beribadah juga banyak memberikan sumbangan dan juga buah-buahan manis untuk disimpan di klenteng. Menurut kepercayaan orang Cina, buah manis menggambarkan harapan untuk rezeki yang lebih manis di tahun yang akan datang.
“Banyak orang-orang yang datang membawa buah manis agar rezeki tahun ini lebih manis. Karena tahun ini, kan, Tahun Monyet Api. Monyet adalah hewan yang cerdik, jadi semuanya bisa terjadi,” tambah Toto.
Lewat Imlek, umat Kong Hu Chu berharap agar perekonomian Indonesia lebih baik lagi. (JJ2)

Be the first to comment on "Imlek di Klenteng Tertua Kota Bekasi Padukan Budaya Cina dan Betawi"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: