fbpx

Sindir Ahok, Komisi A Pakai Kaos "Jangan Buang Sampah di Bekasi"

image
Bekasimedia – Ketua Komisi A DPRD Kota Bekasi Ariyanto Hendrata beserta beberapa anggotanya tetap serius mendorong pembentukan Pantia Khusus (Pansus) TPST (Tempat Pengolahan Sampah terpadu) Bantargebang.
Pembentukan Pansus tersebut, kata Ariyanto sudah dimulai dengan mengkampanyekan baju yang bertuliskan “Jangan Buang Sampah Di Bekasi”. Menurut dia, melalui baju tersebut dirinya memperlihatkan keseriusannya dalam pembentukan Pansus.
“Kaos ini adalah sindiran buat mereka yang bermaksud, atau bahkan sudah membuat Bekasi jadi kotor. Termasuk buat mereka yang telah banyak melanggar MoU TPST Bantargebang, mengabaikan kesehatan dan pendidikan warga di sekitar, dan merusak lingkungan hidup,” ujar Ariyanto kepada bekasimedia Kamis (4/2).
Ia mengungkap, bahwa kaos tersebut merupakan asli buatan anak muda Bekasi dan dijual bebas di pasaran.
“Ada sebelas baju yang sudah dicetak untuk Komisi A. Dan baju ini baru saya dan sekretaris Komisi A, Pak Solihin, yang pakai,” kata dia.
Lanjutnya, pembentukan Pansus itu tetap agenda utama DPRD, dimana itu merupakan tindak lanjut dari pengawasan yang telah dilakukan Komisi A selama ini, khususnya mengenai perjanjian kerja sama antara Pemerintah Provinsi DKI dengan Pemerintah Kota Bekasi mengenai TPST Bantargebang.
“Pembentukan Pansus ini sudah disetujui oleh Pimpinan DPRD. Ini komitmen kami sejak tahun lalu (2015) untuk menindaklanjuti persoalan TPST Bantargebang,” kata Ariyanto.
Sebelumnya, pembentukan Pansus TPST Bantargebang ini bermula ketika Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta mengklaim 15 poin pelanggaran dalam perjanjian kerjasama Pemerintah Kota Bekasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, sudah diperbaiki. Namun setelah Komisi A kembali mengecek ke TPST Bantargebang, bahwa perbaikan tersebut tidak ditemukan.
“Kami coba pastikan hal itu, begitu pihak Dinas Kebersihan DKI Jakarta mengklaim telah memperbaikinya. Kenyataannya tidak susuai,” kata Ariyanto.
Dalam pembentukan Pansus ini, tambah Ariyanto, komisi-komisi lainnya yang terkait juga bisa ikut andil dalam memecahkan masalah didalam Pansus.
“Jadi dibuatnya Pansus ini, kita bisa melibatkan lebih banyak anggota dewan lainnya, salah satunya komisi terkait, untuk bisa membantu memecahkan persoalan ini,” pungkasnya. (*/eas)

Be the first to comment on "Sindir Ahok, Komisi A Pakai Kaos "Jangan Buang Sampah di Bekasi""

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: