fbpx

Gara-gara Ganja, Krisna Ijab Kabul di Tahanan Mapolresta Bekasi

IMG-20160205-WA0000
Bekasimedia- Pernikahan seharusnya menjadi momen istimewa bagi seseorang didampingi seluruh keluarga. Namun pernikahan Krisna Sanjaya (27), warga Arenjaya, Bekasi Timur dan pasangannya Rosila Mina Agusta (25), warga Jatimulya, berbeda. Tidak ada pesta ataupun kemeriahan.
Hal ini lantaran pernikahan kedua pasangan sejoli itu harus dilaksanakan di Mapolres Bekasi Kota pada Kamis (4/1) pagi. Pasalnya, sang mempelai laki-laki yang berprofesi sebagai pelayar, tengah terbelit kasus kriminal. Krisna sebelumnya ditangkap polisi lantaran diduga nekat menyimpan narkoba jenis Ganja.
“Mempelai laki-laki ditahan sejak 15 Januari 2016, atau sudah 19 hari lamanya, karena kasus narkoba. Tersangka memiliki ganja seberat setengah kilogram,”
menurut Kasat Tahti AKP Tugimin, keduanya menjalin hubungan yang cukup serius. Bahkan, dalam sebulan belakangan, atau tepatnya di awal tahun 2016, Krisna sudah melayangkan lamaran kepada Rosila dan kedua orang tuanya.
Namun, sayang dua pekan sebelum hari H, Krisna keburu dibekuk polisi.
“Sang mempelai wanita mau, karena mempunyai alasan. Pertama dia sudah jatuh cinta dan kasihan sama orang tuanya, karena jadwal akad nya pun jatuh di hari ini (Kamis, 4/1),” jelas AKP Tugimin.
Karena itu, melalui kebijakan Kapolresta Bekasi Kota, Kombes pol Heri Sumarji, kedua mempelai diperkenankan untuk melakukan Ijab Kabul, di depan sang penghulu dan saksi dari kedua mempelai. “Pernikahan ini dibolehkan. Karena ini bagian dari kebijakan terhadap warga binaan, Rutan Mapolres Bekasi kota,” katanya.
Proses akad nikah pun dilakukan sederhana. Hanya beberapa perwakilan keluarga mempelai laki-laki dan perempuan serta disaksikan juga oleh sejumlah anggota polisi.
Pernikahan tersebut tidak akan memengaruhi proses hukum yang dibebankan kepada tersangka. Bahkan, Meski boleh melakukan prosesi pernikahan, namun setelah itu Krisna tidak bisa pulang ke rumah karena ia harus kembali ke sel tahanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
“Tidak ada malam pertama. Hanya Ijab Kabul. Karena proses hukum tetap berjalan,” kata AKP Tugimin. (*)

Be the first to comment on "Gara-gara Ganja, Krisna Ijab Kabul di Tahanan Mapolresta Bekasi"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: